Rabu, 20 Mei 2026

Rumah di Kecapi Cirebon Terbakar setelah Banjir Surut, Dokumen Tanah Hangus

Saat banjir kiriman mulai surut dan warga pulang dari pengungsian, kobaran api justru muncul dari bagian atas rumah

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
KEBAKARAN - Kebakaran rumah terjadi di RW 03 Dukuh Semar di Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026) dini hari. Diduga, kobaran api justru muncul dari bagian atas rumah hingga meludeskan bangunan beserta sejumlah dokumen penting milik penghuni. 

Ringkasan Berita:
  • Sebuah rumah singgah di Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon ludes terbakar pascabanjir melanda kawasan tersebut.
  • Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik saat warga baru saja kembali dari pengungsian.
  • Petugas Damkar mengerahkan empat unit armada dan sempat terkendala akses gang sempit menuju lokasi.
  • Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah dokumen penting dan surat tanah ikut hangus.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Detik-detik kebakaran rumah di Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, masih membekas di ingatan warga.

Saat banjir kiriman mulai surut dan warga pulang dari pengungsian, kobaran api justru muncul dari bagian atas rumah hingga meludeskan bangunan beserta sejumlah dokumen penting milik penghuni.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (19/5/2026) menjelang pagi di kawasan RW 03 Dukuh Semar.

Baca juga: Kisah Sabar Bawa Truk Menuju Cirebon malah Terjebak 3 Jam akibat Banjir, Tak Bergerak sejak Subuh

Rumah yang sebelumnya sempat terendam banjir lebih dari satu meter itu mendadak terbakar saat kondisi lingkungan masih dipenuhi sisa genangan air.

Pantauan di lokasi menunjukkan petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di tengah akses gang yang sempit dan gelap. 

Kobaran api tampak membubung tinggi dari bagian atap rumah hingga menerangi kawasan permukiman yang sebelumnya lumpuh akibat banjir.

Di dalam rumah yang sudah hangus, sejumlah petugas Damkar terlihat menyisir puing-puing bangunan sambil menyingkirkan seng dan perabot yang runtuh untuk memastikan tidak ada bara api tersisa.

Wahid, Ketua RT setempat, mengatakan saat kebakaran terjadi sebagian warga masih berada di lokasi pengungsian akibat banjir yang cukup parah.

“Ya, mengungsi semua. Kan sudah surut semua, terus mereka pulang. Api sudah di atas,” ujar Wahid, saat diwawancarai di lokasi kejadian, Selas (19/5/2026).

Menurutnya, banjir yang melanda kawasan tersebut sebelumnya mencapai ketinggian cukup ekstrem.

“Iya, lebih, lima meter sebenarnya. Yang di rumah saja segini,” ucapnya, sambil memperagakan tinggi genangan air.

Baca juga: Jalur Pantura Cirebon Lumpuh Akibat Banjir Luapan Sungai, Kendaraan Mengular Panjang

Wahid menduga kebakaran dipicu korsleting listrik setelah rumah terendam banjir selama beberapa waktu.

“Ya, korsleting mungkin, Pak,” jelas dia.

Ia menuturkan, warga baru menyadari kebakaran setelah terdengar suara keras dari bagian atas rumah.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved