Indeks SPBE Indramayu Sabet Predikat Sangat Baik, Diskominfo Perkuat Transformasi Digital
Diskominfo Kabupaten Indramayu juga tengah mengembangkan ekosistem digital melalui Super Apps baik untuk masyarakat maupun untuk ASN
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Pemkab Indramayu melalui Diskominfo mendorong transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan SPBE, integrasi data sektoral, dan keterbukaan informasi.
- Pengembangan Super Apps dilakukan lewat Wong Reang Apps (untuk masyarakat) dan PATAS (untuk ASN) yang mengintegrasikan berbagai layanan publik berbasis Single Sign On.
- Program pengaduan “Wong Reang Wadul” berhasil menyelesaikan 109 aduan hingga Januari 2026 melalui kanal SP4N-LAPOR
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu mendorong transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, mengatakan, fokus utama pada ini mencakup penguatan tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), integrasi data sektoral, hingga optimalisasi keterbukaan informasi publik.
Menurut dia, langkah tersebut diambil untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, sehingga sesuai visi Indramayu Reang.
"Salah satu capaian yang paling signifikan adalah peningkatan Indeks SPBE Kabupaten Indramayu yang kini mencapai angka 3,93 atau predikat Sangat Baik," kata Suwenda dalam Forum Group Diskusi (FGD) bersama perangkat daerah terkait, kelompok masyarakat, dan stake holder di lingkungan Pemkab Indramayu secara daring, Selasa (3/3/2026).
Selain itu, Diskominfo Kabupaten Indramayu juga tengah mengembangkan ekosistem digital melalui Super Apps seperti Wong Reang Apps untuk masyarakat, dan PATAS untuk internal ASN.
Baca juga: Dewan Pengurus Korpri Minta ASN Adaptif Hadapi Digitalisasi dan Tekanan Pelayanan Publik
"Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan publik dari mulai administrasi kependudukan, kesehatan, hingga pengaduan masyarakat dalam satu pintu berbasis Single Sign On," ujar Suwenda.
Pihaknya pun menekankan pentingnya kolaborasi antarperangkat daerah dalam menjaga ekosistem data, sehingga kinerja seluruh perangkat daerah Pemkab Indramayu semakin baik.
Ia mengatakan, kecepatan pemenuhan informasi publik, dan keakuratan data statistik sektoral sangat bergantung pada kesiapan serta komitmen seluruh perangkat daerah.
"Kami berperan sebagai walidata untuk memastikan setiap informasi yang dipublikasikan melalui portal Open Data telah memenuhi standar dan prinsip Satu Data Indonesia," kata Suwenda.
Dalam hal pengelolaan pengaduan, program “Wong Reang Wadul” kini menjadi garda terdepan dalam merespon aduan dan keluhan masyarakat Kabupaten Indramayu.
Bahkan, hingga Januari 2026 tercatat sebanyak 109 aduan yang berhasil diselesaikan melalui kanal Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional - Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR).
Suwenda menyampaikan, Diskominfo Kabupaten Indramayu turut memperkuat jangkauan informasi hingga tingkat nasional melalui kerja sama dengan kementerian terkait dan kemitraan strategis media massa.
"Sisi keamanan informasi pun tak luput dari perhatian, dan kami juga telah membentuk telah dibentuk Tim Tanggap Insiden Siber (Indramayu-CSIRT)," ujar Suwenda.
Baca juga: 4 Kapal Dikerahkan Untuk Cari ABK KM Almujib yang Ditabrak Tongkang di Perairan Indramayu
Selain melakukan audit keamanan sistem secara rutin, pihaknya memfasilitasi penggunaan Sertifikat Elektronik untuk mendukung Tanda Tangan Elektronik (TTE) di berbagai instansi.
| Petani di Indramayu Dilarang Pasang Jebakan Listrik untuk Basmi Tikus, Bisa Timbulkan korban Jiwa |
|
|---|
| DPMD Indramayu Catat Ratusan BUMDes Belum Berbadan Hukum, Singgung Pentingnya Legaltias |
|
|---|
| Polisi Mendadak Datangi SD-MI di Sindang Indramayu, Ajarkan Trik Pertahanan agar Tak Mudah Diculik |
|
|---|
| Mesin Inovasi Karya Mahasiswa dan Dosen Indramayu Bantu UMKM Peternak Puyuh di Lohbener |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Hadapi Sengkarut SPMB 2026,Semprot Disdik Jabar hingga Tantang Laporkan Jual Beli Kursi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kepala-Diskominfo-Kabupaten-Indramayu-Suwenda-33.jpg)