Polisi Mendadak Datangi SD-MI di Sindang Indramayu, Ajarkan Trik Pertahanan agar Tak Mudah Diculik
Petugas juga tampak mengajarkan trik pertahanan diri sederhana, dari mulai berani menolak pemberian orang asing hingga berteriak minta tolong
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Polsek Sindang melaksanakan sosialisasi kamtibmas di SD - MI PUI Sindang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman.
- Petugas memberikan edukasi pencegahan penculikan anak dan trik pertahanan diri sederhana kepada para murid.
- Kapolsek Sindang menekankan pentingnya kolaborasi antara polisi, sekolah, dan orang tua dalam menjaga keselamatan anak.
- Kepolisian menyediakan nomor layanan darurat untuk mempercepat penanganan gangguan keamanan di lingkungan pendidikan.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Jajaran Polsek Sindang tampak mendatangi SD - MI PUI Sindang di Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.
Kedatangan petugas kepolisian tersebut untuk menyampaikan edukasi dan sosialisasi kamtibmas untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi pelajar.
Dalam kesempatan itu, para petugas terlihat mengedukasi murid-murid untuk membentengi mereka dari potensi gangguan kamtibmas, termasuk ancaman penculikan anak.
Baca juga: Kasus Penculikan Siswi SMP di Bandung Barat, Pelaku Terancam Dibui 15 Tahun
Petugas juga tampak mengajarkan trik pertahanan diri sederhana, dari mulai berani menolak pemberian orang asing hingga berteriak minta tolong apabila dipaksa ikut oleh orang tidak dikenal.
Kapolsek Sindang, AKP Karnala, mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam melindungi anak-anak, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman.
"Sosialisasi dan edukasi ini menjadi langkah preventif dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan sekolah," ujar Karnala saat ditemui di SD - MI PUI Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Kamis (11/6/2026).
Pihaknya pun turut mengimbau guru hingga petugas keamanan sekolah untuk memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan sekolah.
Selain itu, pihak sekolah diminta untuk mengenali sebaik mungkin siapa saja orang tua atau wali yang berhak menjemput murid-murid SD - MI PUI Sindang saat jam pulang sekolah.
Ia mengatakan, keamanan anak-anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak sekolah dan orang tua murid.
Baca juga: Fakta Baru Kasus Sindangkerta: Bukan Penculikan Tapi Bawa Lari Anak, Pelaku dan Korban Saling Kenal
"Keamanan dan keselamatan anak-anak menjadi tanggung jawab bersama yang melibatkan polisi, pihak sekolah, serta orang tua, sehingga tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja," kata Karnala.
Sebagai langkah antisipasi dan percepatan penanganan di lapangan, Polsek Sindang juga menyosialisasikan nomor layanan darurat yang bisa diakses langsung secara cepat oleh pihak sekolah maupun warga sekitar.
Ia mengimbau warga segera menghubungi layanan Polsek Sindang melalui nomor WhatsApp 081224200434 maupun layanan darurat kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas.
"Kamu berharap, melalui upaya ini dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang steril dari gangguan kamtibmas, sehingga anak-anak bisa menuntut ilmu secara aman dan nyaman," ujar Karnala.
| Mesin Inovasi Karya Mahasiswa dan Dosen Indramayu Bantu UMKM Peternak Puyuh di Lohbener |
|
|---|
| Ratusan Warga Turun ke Pantai Tirta Ayu Indramayu: Sapu Sampah Pesisir, Komitmen Jaga Lingkungan |
|
|---|
| April - Juni 2026, 30 Pengedar Narkoba hingga Obat Keras Ilegal di Indramayu Disikat Polisi |
|
|---|
| 9 Maling Motor yang Beraksi di Indramayu Digasak Polisi, Modus Keliling Cari Mangsa |
|
|---|
| Pembangunan Sekolah Rakyat di Cikawung Indramayu Dikebut, Target Selesai Agustus 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Petugas-Polsek-Sindang-saat-edukasi-dan-sosialisasi-murid-SD-di-Indramayu.jpg)