Waspada dan Sedia Payung, Cuaca Ekstrem Mengintai Majalengka, Masuk Zona Hujan Deras
Kabupaten Majalengka masuk dalam wilayah Jawa Barat yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Adim Mubaroq
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kabupaten Majalengka masuk dalam wilayah Jawa Barat yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, bahkan sangat lebat, dalam sepekan ke depan atau periode 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang masih aktif dan mendukung pertumbuhan awan hujan.
Dalam sepekan terakhir, sejumlah faktor atmosfer terpantau memperkuat suplai uap air di wilayah Jawa Barat. Suhu muka laut di perairan Indonesia tercatat relatif hangat, disertai nilai Dipole Mode Index (DMI) yang berada pada fase netral hingga positif.
Selain itu, terpantau Siklon Tropis GRANT di Samudra Hindia selatan Jawa Timur yang memicu terbentuknya pola belokan angin di Jawa Barat, termasuk Majalengka.
Siklon Tropis GRANT adalah sistem badai tropis yang terbentuk di Samudra Hindia barat daya Lampung pada 23 Desember 2025. Siklon ini berasal dari penguatan Bibit Siklon Tropis 93S yang sebelumnya terdeteksi di selatan Jawa Timur
Baca juga: Intip Prakiraan Cuaca di Jabar Selama Natal dan Tahun Baru, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada
Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Rakhmat Prasetia, menjelaskan, kondisi tersebut diperkuat dengan aktifnya gelombang atmosfer tipe Low Equatorial dan Kelvin, serta kelembapan udara pada lapisan 850–500 mb yang cukup tinggi.
“Labilitas atmosfer yang berada pada kategori ringan hingga kuat meningkatkan potensi pembentukan awan konvektif, sehingga hujan lebat dapat terjadi secara lokal dalam durasi singkat,” kata Rakhmat.
Berdasarkan monitoring curah hujan, Kabupaten Majalengka tercatat mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem, seiring dengan wilayah lain di Jawa Barat seperti Kuningan, Cirebon, Garut, hingga Bogor.
| Ketua DPD PAN Kota Tasikmalaya Hadiri Pelantikan Pengurus PAN Jawa Barat di Hotel Sutan Raja |
|
|---|
| Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar Tanggapi Soal Wacana Jalan Provinsi Berbayar |
|
|---|
| Rupiah Tembus Rp 17.500 per Dolar AS, Apindo Jabar: Dunia Usaha Mulai Tertekan |
|
|---|
| Rupiah Tembus Rp 17.513, Industri Kosmetik Jabar Waspadai Kenaikan Harga Bahan Baku Impor |
|
|---|
| IDAI Jabar Tegaskan Vaksin Campak Tidak Sebabkan Autisme, Justru Beri Perlindungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-di-cadas-ilustrasi-hujan-deras.jpg)