Pemprov Jabar Percepat Perbaikan SMKN Gunung Putri yang Roboh, Target Selesai Desember 2025
Dalam kejadian ini, 41 siswa mengalami luka-luka, 5 di antaranya masih dalam observasi karena mengalami cedera patah tulang.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera melakukan perbaikan bangunan SMKN Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang roboh, Senin 3 November 2025.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto menargetkan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Jabar tuntas dalam waktu satu minggu, agar pembangunan ruang kelas dapat segera dimulai.
"Ya, selesai Desember lah. Kita minta ajukan Belanja Tidak Terduga (BTT)," ujar Purwanto, Selasa (4/11/2025).
Berdasarkan hasil peninjauan di lokasi kejadian, kata dia, atap sekolah tersebut roboh akibat dahan pohon besar yang menimpa. Sehingga menarik kerangka baja ringan bangunan dan mengoyak atap.
Akibat kejadian itu, berdasarkan data Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, 41 siswa mengalami luka-luka, 5 di antaranya masih dalam observasi karena mengalami cedera patah tulang.
Purwanto memastikan, seluruh biaya pengobatan korban ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jabar maupun Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Amanat Pak Gubernur jelas, pastikan anak-anak sehat kembali, ruang kelas segera dibangun, dan pembelajaran bisa berjalan seperti semula,” ujar Purwanto, Selasa (4/11/2025).
Selain itu, untuk memastikan proses belajar tidak terganggu, pihaknya telah menyiapkan skema pembelajaran daring bergilir bagi siswa.
"Kepala sekolah sudah diminta menyusun jadwal dan langkah penenangan bagi peserta didik," katanya.
Selain langkah tanggap darurat, Disdik Jabar juga mengambil langkah pencegahan dengan meminta sekolah-sekolah melakukan mitigasi terhadap cuaca ekstrem.
Pohon-pohon besar di sekitar ruang belajar segera dipangkas atau ditebang dan bangunan yang dinilai tidak layak harus dikosongkan sementara.
“Setiap sekolah harus waspada terhadap risiko hujan dan angin kencang. Kondisi seperti ini harus dimitigasi dengan baik," ucapnya.
| Respons Dedi Mulyadi Soal Aduan Siswi SMKN 1 Babelan yang Sekolahnya Mangkrak 11 Tahun |
|
|---|
| PLN Akselerasi Edukasi “Peduli Bahaya Listrik”, Perkuat Keselamatan Masyarakat hingga Tingkat Desa |
|
|---|
| PLN UID Jabar Perkuat Kompetensi EV di SMKN 8 Bandung, Dari Teori Jadi Praktik Nyata |
|
|---|
| Mengintip Panen Padi Organik Perdana di Arista Montana: Integrasi Konservasi dan Praktik Pertanian |
|
|---|
| Pelaku Pungli terhadap Guru PAI di Bogor Sudah Ditindak Sesuai Ketentuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Atap-bangunan-SMKN-1-Gunung-Putri-K.jpg)