Selasa, 19 Mei 2026

Pemkab Majalengka Wacanakan Bentuk Satgas Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

Antisipasi kasus keracunan di sejumlah daerah Jawa Barat, Pemkab Majalengka akan bentuk Satgas Percepatan Penyelenggaraaan MBG.

Tayang:
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
CEGAH KERACUNAN MBG - Foto arsip seorang pelajar diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/9/2025). Sebagai langkah antisipasi kasus keracunan makanan yang terjadi di sejumlah daerah Jawa Barat, Pemkab Majalengka akan membentuk Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG. 

Laporan Kontributor Adim Mubaroq 

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan lancar dan aman. 

Sebagai langkah antisipasi kasus keracunan makanan yang terjadi di sejumlah daerah Jawa Barat, Pemkab Majalengka akan membentuk Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengatakan pembentukan satgas sudah memasuki tahap akhir dan segera disahkan. 

“Tim sedang dibentuk. Sudah mau naik ke saya rancangannya. Satgas,” kata Eman di DPRD Majalengka Selasa (30/9/2025).

Ia mengatakan satgas MBG akan bertugas memastikan seluruh dapur penyedia makanan mengikuti prosedur standard. 

“Saya ingin maksimal perannya. Salah satunya, tim harus keliling ke setiap SPPG. Memastikan apakah kegiatannya sudah SOP. Nanti diatur siapa yang jadi ketua, dan struktur di bawahnya,” ujar Eman.

Baca juga: SMPN 35 Bandung Perketat Pengawasan MBG Pascakasus Keracunan, Ada Sampel Buat Dicicipi Guru

Selain satgas, Eman juga memberi penugasan khusus kepada Dinas Kesehatan Majalengka untuk mengawasi kebersihan dapur dan menu makanan yang disajikan. 

Ia meminta Dinas Kesehatan untuk betul-betul memberi perhatian dari sisi higienisnya. 

Eman mendukung penerapan sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi setiap dapur MBG.

Sertifikasi itu penting untuk mencegah risiko keracunan dan menjamin kualitas makanan. 

“Saya berharap sepanjang untuk kebaikan kita bersama, antisipasi kejadian, saya sangat setuju. Dan saya juga akan melakukan itu,” tegasnya.

Ia menambahkan, program MBG merupakan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang baik. 

Pemkab Majalengka optimistis pembentukan satgas dan pengawasan ketat dari Dinkes akan membuat pelaksanaan MBG semakin aman dan terkontrol di seluruh wilayah.

“Mudah-mudahan aman. Karena bagaimanapun, rencana Pak Presiden sangat luar biasa. Ingin anak-anak Indonesia sehat, diawali dengan nutrisinya,” kata Eman. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved