Eiger Adventure Gelar WAC 2026, 75 Perempuan Bentangkan Merah Putih di Puncak Papandayan Garut
Sebanyak 75 perempuan dari Indonesia dan Malaysia membentangkan bendera Merah Putih raksasa di Puncak Gunung Papandayan.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 75 perempuan dari Indonesia dan Malaysia membentangkan bendera Merah Putih raksasa di Puncak Gunung Papandayan sebagai puncak acara Women Adventure Camp (WAC) 2026.
- Kegiatan bertema "Ground & Grow" ini bertujuan membekali jurnalis dan pembuat konten dengan keterampilan luar ruang, kesehatan mental, serta literasi digital.
- Selain pendakian, para peserta juga melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman bibit pohon di lereng gunung.
TRIBUNJABAR.ID, GARUT – Suasana haru dan bangga menyelimuti Puncak Sunrise Gunung Papandayan pada Selasa pagi (14/4).
Di bawah sinaran matahari yang baru saja menembus punggungan gunung, sebanyak 75 perempuan dari berbagai penjuru Indonesia dan Malaysia membentangkan bendera Merah Putih raksasa.
Aksi ini menjadi puncak dari perhelatan Women Adventure Camp (WAC) 2026 sekaligus simbol peringatan semangat Hari Kartini.
Kegiatan yang diinisiasi oleh brand perlengkapan luar ruang, Eiger Adventure, ini berlangsung selama tiga hari sejak Minggu, 12 April 2026.
Mengusung tema "Ground & Grow", WAC 2026 bertujuan membekali perempuan dengan keterampilan berkegiatan di alam bebas agar lebih mandiri dan percaya diri.
Transformasi Kartini Masa Kini
Dini Hanifah, Kepala Sekolah WAC 2026, menjelaskan bahwa pemilihan bulan April bukan tanpa alasan. Menurutnya, program ini merupakan manifestasi dari perjuangan dan kebebasan yang dahulu diperjuangkan oleh Ibu Kartini.
"Program ini merayakan perjuangan, ketangguhan, dan kebebasan perempuan seperti semangat Ibu Kartini," ujar Dini.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mayoritas peserta kali ini berasal dari kalangan jurnalis dan pembuat konten (content creator).
Hal ini dilakukan agar pesan ketangguhan perempuan dapat tersampaikan secara luas melalui konten kreatif yang inspiratif.
Tak Sekadar Mendaki: Edukasi dan Kesehatan Mental
Selama kegiatan, para peserta tidak hanya ditantang secara fisik, tetapi juga dibekali berbagai materi penting dalam diskusi interaktif yang menghadirkan para ahli di bidangnya:
- Literasi Digital: Kelas konten kreator bersama @arrafy.az.
- Kesehatan Fisik: Pembahasan kesehatan perjalanan perempuan oleh dr. Ratih C. Sari MH. Kes.
- Mental Wellness: Penguatan kesehatan mental di alam terbuka bersama psikolog klinis, Dra. Ammy Kadarharutami M. Psi.
Persatuan Lintas Negara
Momen emosional terjadi saat pengibaran bendera raksasa dilakukan. Nur Natasya Amira, peserta asal Malaysia, mengaku sangat terharu bisa merasakan langsung atmosfer perayaan semangat Kartini di Indonesia.
"Saya tidak menyangka keindahan Gunung Papandayan begitu mempesona. Di sini saya belajar tentang keberanian dan ketangguhan dari sosok Ibu Kartini melalui teman-teman Indonesia," ungkapnya.
| Kartini di Papadayan: Pesona Pendaki Perempuan Berkebaya Kibarkan Merah Putih Raksasa |
|
|---|
| Semangat Kartini Membara di Puncak Papandayan Garut: 75 Perempuan Kibarkan Merah Putih Raksasa |
|
|---|
| Setelah Pantai Garut, KIni Pesisir Cirebon Digegerkan Mayat Misterius Tanpa Busana di Bibir Laut |
|
|---|
| Dari Menumpang ke Mandiri, PLN Hadirkan Terang dan Harapan bagi Warga Garut |
|
|---|
| Lansia Ditemukan Mengambang di Perairan Laut Garut dalam Kondisi tak Bernyawa. |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sebanyak-75-perempuan-dari-berbagai-penjuru-In.jpg)