BI Rate Naik dan Dolar Menguat, Pengusaha di Jabar Hadapi Tekanan Berlapis
Saat biaya pinjaman berpotensi meningkat, penguatan dolar Amerika Serikat juga ikut menekan biaya produksi
Tayang:
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
KETUA APINDO JABAR - Ketua Apindo Jabar, Ning Wahyu (tengah). Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat memahami keputusan Bank Indonesia menaikkan BI-Rate di tengah penguatan dolar AS dan tingginya ketidakpastian ekonomi global.
“Tantangan terbesar bagi dunia usaha adalah ketika harus menghadapi kedua kondisi tersebut secara bersamaan, yaitu pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan suku bunga,” tegas Ning.
Kondisi tersebut membuat banyak perusahaan mengambil langkah antisipatif untuk menjaga keberlangsungan usaha. Fokus utama saat ini bukan lagi agresif melakukan ekspansi, melainkan mempertahankan kesehatan bisnis di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.
Baca Juga
| Ekonomi Tak Pasti, Pengusaha Tunda Investasi dan Rekrutmen Karyawan Baru |
|
|---|
| FKSS Jabar Soroti PCMB dalam SPMB 2026, Sekolah Swasta Seolah Dikesampingkan |
|
|---|
| Tahan Dulu Kredit Baru, Ini Saran Pengamat Ekonomi untuk Masyarakat saat BI-Rate Naik |
|
|---|
| KDM Bongkar Dalang Aplikasi Eror PPDB Jabar 2026, Minta Warga Seret Pelaku Jual Beli Kursi ke Hukum |
|
|---|
| Sekolah Negeri di Jabar Belum Mampu Tampung Semua Siswa, Dedi Mulyadi Minta Maaf: Kesalahan Kami |
|
|---|
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ketua-Apindo-Jabar-Ning-Wahyu-tengah.jpg)