Harga Aspal Naik 'Pukul' Perbaikan Jalan di Cirebon, Volume Terpaksa Disesuaikan
Dampak harga aspal naik, volume pekerjaan perbaikan jalan di Kota Cirebon berpotensi disesuaikan agar program prioritas tetap bisa berjalan
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
“Proyeksi inflasi sudah diperhitungkan sejak awal, tetapi ada kondisi tertentu yang berada di luar kendali pemerintah daerah. Ini yang kemudian harus disesuaikan secara teknis,” ucap Iing.
Harga Aspal Naik
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat mengungkapkan, harga aspal di Kota Cirebon mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
“Iya, sudah naik sekitar 20 sampai 30 persen dari sebelumnya,” kata Rachman.
Menurutnya, lonjakan harga tersebut berkaitan dengan memanasnya tensi geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat yang berdampak pada harga minyak dunia.
“Kenaikan ini juga merupakan buntut dari ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat karena memang bahan bakunya berasal dari minyak bumi,” ucapnya.
Rachman menjelaskan, kenaikan harga aspal berdampak langsung terhadap volume pekerjaan dan panjang ruas jalan yang dapat diperbaiki tahun ini.
“Itu berdampak kepada volume pekerjaan dan juga panjang penanganan,” jelas dia.
Karena itu, DPUTR Kota Cirebon kini tengah menyusun ulang perencanaan anggaran agar program perbaikan jalan tetap dapat berjalan.
Baca juga: Harga Aspal Naik hingga 30 Persen, Rencana Perbaikan Jalan Kota Cirebon Berubah Total
“Maka dari itu, saat ini kami sedang menyusun perencanaan ulang karena harga yang ada sekarang sudah tidak sesuai dengan perencanaan awal anggaran,” katanya.
Ia menyebutkan, total anggaran pemeliharaan dan perbaikan jalan di Kota Cirebon tahun ini hanya sebesar Rp 8 miliar sehingga penggunaannya harus dihitung ulang secara cermat.
“Perbaikan dan pemeliharaan jalan di Kota Cirebon itu anggarannya hanya Rp 8 miliar sehingga dengan adanya kenaikan harga aspal jadi mau tidak mau penggunaan anggarannya harus dihitung ulang,” ujarnya.
Meski demikian, Pemkot Cirebon masih memiliki dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan program Inpres Jalan Daerah (IJD).
“Untungnya kami masih memiliki dukungan perbaikan jalan melalui dana provinsi maupun Inpres Jalan Daerah,” ucap Rachman.
| Gubernur Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Untuk Genjot Perbaikan Jalan |
|
|---|
| Pemprov Jateng Pastikan Penanganan, Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahapan Lelang |
|
|---|
| Jokowi Bakal Datangi Cirebon, Projo: Mau Blusukan Saja Sudah pada Heboh |
|
|---|
| Pelabuhan Cirebon Jadi Nadi Logistik Pantura, Topang Distribusi Industri Jawa Barat 24 Jam Nonstop |
|
|---|
| Bangganya Mang Dodom di Cirebon, Sapi Jumbonya Dibeli Presiden Rp 80 Juta untuk Kurban Iduladha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sekretaris-Daerah-Sekda-Kota-Cirebon-Iing-Daiman-2252.jpg)