Jumat, 29 Mei 2026

''Ada Asap Pak!'' Teriakan Penumpang Bikin Sopir Sadar Bus PO Coyo Terbakar di Cirebon, Api dari AC

Menurut sopir, asap pertama kali muncul dari bagian AC yang berada di tengah kabin bus. Api mulai terlihat keluar dari area sekring AC tersebut.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Eki Yulianto
BUS LEGENDARIS - Kepulan asap hitam pekat mendadak membubung tinggi di jalur Pantura Jawa Tengah-Cirebon, tepatnya di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Kamis (28/5/2026). Kobaran api yang melalap bus legendaris PO Coyo membuat suasana jalan nasional itu mendadak geger. 

Ringkasan Berita:
  • Bus PO Coyo mengalami kebakaran hebat di jalur Pantura Cirebon akibat korsleting listrik pada bagian AC.
  • Sopir bus bernama Yudi berhasil mengevakuasi tiga penumpang sebelum api melalap seluruh badan kendaraan.
  • Polsek Pangenan dan petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dan mengamankan arus lalu lintas.
  • Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan kondisi lalu lintas kembali kondusif setelah penanganan.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Teriakan penumpang yang panik menjadi tanda awal kebakaran hebat yang melalap bus legendaris PO Coyo di jalur Pantura Cirebon, Kamis (28/5/2026).

Sopir bus PO Coyo, Yudi (48), mengaku sempat kaget saat salah seorang penumpang berteriak memberitahu adanya asap dari bagian atas kabin bus ketika kendaraan melaju dari Semarang menuju Cirebon.

“'Ada asap, Pak!' gitu,” ujar Yudi menirukan teriakan penumpang saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Menurut Yudi, asap pertama kali muncul dari bagian AC yang berada di tengah kabin bus.

Baca juga: UPDATE Bus PO Coyo Terbakar di Pantura Cirebon, Damkar Ungkap Asal Api, Diduga dari Ruang Accu

Tak lama kemudian, api mulai terlihat keluar dari area sekring AC tersebut.

“Awal-awalnya keluar asap dari tengah itu, AC. Di kabin itu kan ada tempat sekring AC. Nah, itu keluar dari situ asap sama api,” ucapnya.

Menyadari kondisi berbahaya, Yudi langsung menepikan bus ke bahu jalan sambil berusaha menyelamatkan para penumpang.

Di saat bersamaan, kenek bus mencoba mencabut aki agar aliran listrik tidak memperparah kebakaran.

“Terus saya menepi, saya copot aki. Aki udah saya lepas, tapi api udah telanjur menyebar,” jelas dia.

Yudi mengatakan, saat kejadian hanya terdapat tiga penumpang di dalam bus.

Seluruhnya berhasil turun sebelum api membesar dan melalap hampir seluruh bagian kendaraan.

“Saya turun-turunin penumpangnya. Yang tahu pertama juga penumpangnya,” katanya.

Ia mengaku, kobaran api menyebar sangat cepat.

Dalam waktu kurang dari 10 menit, api sudah membakar hampir seluruh bagian depan bus.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved