2 Bus Rongsok Hangus akibat Kebakaran Hebat di Cirebon, Api Diduga dari Percikan Gerinda
Api dengan cepat membesar lantaran banyaknya material mudah terbakar di lokasi, terutama tumpukan jok bekas berbahan busa.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Kebakaran hebat terjadi di tempat penyimpanan barang bekas di Desa Panguragan Lor, Cirebon, Selasa (21/4/2026) petang, diduga akibat percikan gerinda saat memotong besi.
- Api cepat membesar karena banyak material mudah terbakar, terutama jok bus berbahan busa, hingga menghanguskan dua unit bus rongsok.
- Damkar menerima laporan pukul 18.57 WIB, tiba di lokasi pukul 19.17 WIB, dan langsung melakukan pemadaman dengan tambahan armada dari sektor lain.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Percikan api dari aktivitas memotong besi menggunakan gerinda diduga menjadi pemicu kebakaran hebat di tempat penyimpanan barang bekas (rongsok) di Blok Bongklang, Desa Panguragan Lor, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Selasa (21/4/2026) petang.
Dalam kejadian itu, dua unit bus rongsok hangus terbakar.
Api dengan cepat membesar lantaran banyaknya material mudah terbakar di lokasi, terutama tumpukan jok bekas berbahan busa.
Kepulan asap tebal pun sempat menyelimuti area, membuat proses pemadaman berlangsung dramatis.
Baca juga: Rumah di Plumbon Cirebon Ludes Terbakar saat Pemilik Jualan, Api Diduga Dipicu Kipas Angin
Kabid Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.57 WIB.
“Sekitar pukul 18.57 WIB, Damkar Sektor Arjawinangun menerima laporan melalui telepon dari warga bahwa di Desa Panguragan Lor terjadi kebakaran tempat penyimpanan barang bekas,” ujar Eno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/4/2026) dini hari.
Petugas kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 19.17 WIB.
Saat tiba, kondisi api disebut masih menyala besar disertai asap tebal.
“Setelah sampai di lokasi, api masih menyala besar dan asap tebal, sehingga petugas langsung melakukan pemadaman,” ucapnya.
Ia menjelaskan, situasi di lokasi cukup berbahaya karena dipenuhi material limbah jok mobil bus yang mudah terbakar, sehingga api cepat merambat dan berpotensi meluas.
“Material limbah jok mobil bus yang mudah terbakar membuat situasi cukup berbahaya. Untuk mengantisipasi api menjalar, kami meminta tambahan armada dari sektor Gunungjati dan Weru,” jelas dia.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, api diduga berasal dari percikan saat proses pemotongan besi menggunakan gerinda yang mengenai tumpukan jok bekas.
“Api diduga berasal dari percikan saat memotong besi menggunakan gerinda yang mengenai tumpukan jok bekas berbahan busa,” katanya.
Baca juga: Penggilingan Padi Milik Seorang Dosen di Ciamis Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 20.03 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 20.22 WIB untuk memastikan tidak ada bara tersisa.
| Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan di Kontrakan Bandung, Kasus Berlatar Asmara |
|
|---|
| Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Bersama Mitra Kerja DPR RI di Kabupaten Cirebon |
|
|---|
| Limbah Cangkang Kerang Hijau di Cirebon 'Menggunung' hingga Persempit Jalan, 5 Tahun Dibiarkan |
|
|---|
| Getaran Misterius di Cirebon hanya Terekam 1 Sensor, BMKG: Belum Bisa Dipastikan |
|
|---|
| Siswi SMA di Cirebon Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual oleh Sesama Pelajar, Diancam Sebar Foto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kebakaran-hanguskan-bus-di-cirebon.jpg)