Jumat, 24 April 2026

Diduga dari Oven Overheat, Pabrik Briket di Plumbon Cirebon Ludes Terbakar, Api Membubung Tinggi

Kobaran api dengan cepat menjalar karena material di dalam pabrik mudah terbakar. Kebakaran diduga kuat dipicu panas berlebih dari oven produksi.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
KEBAKARAN - Kobaran api melalap pabrik briket milik PT Kokomaya di Desa Marikangen Blok Pulo RT 13 RW 07, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Rabu (25/2/2026) petang. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda pabrik briket PT Kokomaya di Plumbon, Kabupaten Cirebon, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 18.26 WIB, diduga akibat oven produksi mengalami overheat.
  • Saat kejadian, tiga oven tengah beroperasi dan oven nomor satu dari arah timur memicu api. Satu oven diketahui berisi sekitar dua ton bahan baku briket yang mudah terbakar sehingga api cepat membesar dan menjalar ke atap kayu.
  • Damkar Sektor Weru tiba pukul 18.43 WIB dan meminta bantuan tambahan dari Pos Sektor Sumber dan Palimanan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Kobaran api melalap pabrik briket milik PT Kokomaya di Desa Marikangen Blok Pulo RT 13 RW 07, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Rabu (25/2/2026) petang.

Tiga oven produksi disebut tengah beroperasi saat salah satunya mengalami overheat hingga memicu kebakaran besar.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan pukul 18.26 WIB.

Dua menit berselang, armada Damkar Sektor Weru langsung meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 18.43 WIB.

Baca juga: Pantau Langsung Dampak Kebakaran Pasar Rebo, Bupati Purwakarta Fokus Pulihkan Aktivitas Pedagang

Namun saat petugas datang, api sudah dalam kondisi membesar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra mengatakan, kobaran api dengan cepat menjalar karena material di dalam pabrik mudah terbakar.

“Ketika anggota tiba di lokasi, api sudah dalam keadaan besar. Bahan baku briket langsung terbakar dan api menjalar ke bagian atap yang terbuat dari kayu,” ujar Dadang saat diwawancarai di lokasi kejadian, Rabu (25/2/2026) malam.

Menurutnya, kebakaran diduga kuat dipicu panas berlebih dari salah satu oven produksi.

“Berdasarkan keterangan karyawan, saat kejadian sedang ada aktivitas produksi di tiga oven yang berjajar. Oven nomor satu dari arah timur mengalami overheat hingga menimbulkan api,” ucapnya.

Satu oven diketahui berisi sekitar dua ton bahan baku briket.

Api yang muncul dari titik tersebut kemudian membesar dan menyambar bagian bangunan lainnya.

Lokasi pabrik yang berada berdampingan dengan gudang rotan serta permukiman warga membuat situasi semakin genting.

Untuk mencegah api meluas, Damkar meminta bantuan tambahan.

“Untuk meminimalisir penyebaran api dan mengantisipasi terputusnya proses pemadaman, kami meminta bantuan dari Pos Sektor Sumber dan Pos Sektor Palimanan,” jelas dia.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pasar Rebo Purwakarta Kebakaran, Akses Sempit Picu Api Cepat Menjalar

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved