Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Bersama Mitra Kerja DPR RI di Kabupaten Cirebon
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani menggelar kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratisdi RM Saung Ma Iyah, Kabupaten Cirebon.
Ringkasan Berita:
- Komisi IX DPR RI bersama BGN sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Cirebon, dihadiri Netty Prasetiyani dan ratusan peserta.
- MBG dinilai sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas SDM sejak 1000 HPK serta mencegah stunting melalui edukasi gizi seimbang.
- Program ini menyasar pelajar hingga kelompok rentan dan diharapkan mendorong ekonomi lokal serta partisipasi masyarakat.
TRIBUNJABAR.ID - KABUPATEN CIREBON - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) sukses menggelar kegiatan sosialisasi di RM Saung Ma Iyah, Kabupaten Cirebon pada Minggu, (19/4).
Kegiatan sosialisasi Komisi IX bersama BGN ini dihadiri langsung oleh pembicara utama Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani. Tak hanya itu, Kepala KPPG Bogor, Haidir, S.Si., M.Si., Ketua DPD PKS Kabupaten Cirebon Nurholis, S.Pd.I, serta ratusan peserta juga turut hadir dalam kegiatan sosialisasi ini.
Dalam sambutannya, Netty Prasetiyani menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pentingnya peran DPR RI dalam memastikan program ini berjalan optimal melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang bangsa. Intervensi gizi harus dimulai sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan, karena pada fase inilah kualitas generasi masa depan ditentukan,” ujar Netty Prasetiyani.
Ia juga menambahkan bahwa pemenuhan gizi sejak dini, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, merupakan langkah konkret dalam mencegah stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak. Selain itu, masyarakat juga diedukasi mengenai pentingnya pola makan seimbang melalui konsep “Isi Piringku”.
Lebih lanjut, Netty mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Program MBG tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga kelompok rentan lainnya seperti ibu hamil, ibu menyusui dan balita. MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta turut berpartisipasi aktif dalam mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis. Dengan kolaborasi lintas sektor dan pengawasan yang kuat, program ini diharapkan mampu menurunkan angka stunting serta menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
| Limbah Cangkang Kerang Hijau di Cirebon 'Menggunung' hingga Persempit Jalan, 5 Tahun Dibiarkan |
|
|---|
| Kunker Pansus DPR RI ke Kemenkum Jabar, Bahas Tuntas RUU Hukum Perdata Internasional |
|
|---|
| Getaran Misterius di Cirebon hanya Terekam 1 Sensor, BMKG: Belum Bisa Dipastikan |
|
|---|
| Siswi SMA di Cirebon Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual oleh Sesama Pelajar, Diancam Sebar Foto |
|
|---|
| Warga Cirebon Dikejutkan Getaran Misterius, Plafon Rumah Rontok Hingga Kusen Terlepas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/1Anggota-Komisi-IX-DPR-RI-Netty-Prasetiyani-menggelar-kegiatan-sosialisasi-Program-Makan-Bergizi.jpg)