Selasa, 9 Juni 2026

Dua Pelajar Hanyut di Cirebon

BREAKING NEWS : Dua Pelajar Hanyut dan Hilang di Sungai Cisanggarung Cirebon

Dua pelajar di Cirebon hanyut dan hilang saat berenang di aliran Sungai Cisanggarung, wilayah perbatasan Kabupaten Cirebon

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Eki Yulianto
HANYUT - Sejumlah tim penyelamat dan warga sedang mencari dua pelajar yang hanyut di aliran Sungai Cisanggarung, wilayah perbatasan Kabupaten Cirebon dan Kuningan, Kamis (22/4/2026). Peristiwa ini terjadi Rabu (23/4/2026) siang. 
Ringkasan Berita:
  • Dua pelajar di Cirebon hanyut dan hilang saat berenang di aliran Sungai Cisanggarung, Rabu (22/4/2026) siang. 
  • Hingga Kamis (23/4/2026) dua remaja yang hilang ini belum ditemukan
  • Insiden bermula saat ada empat remaja bermain dan mandi di pinggiran sungai yang awalnya terlihat dangkal
  • Situasi berubah dalam hitungan detik ketika salah satu korban mencoba berenang ke arah tengah sungai
  • Satu rekannya yang melihat kejadian itu sempat memperingatkan 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Dua pelajar di Cirebon hanyut dan hilang saat berenang di aliran Sungai Cisanggarung, wilayah perbatasan Kabupaten Cirebon dan Kuningan, tepatnya masuk wilayah Desa Waled Desa, Rabu (22/4/2026) siang. 

Hingga Kamis (23/4/2026) dua remaja yang hilang ini belum ditemukan.

Insiden bermula saat ada empat remaja bermain dan mandi di pinggiran sungai yang awalnya terlihat dangkal.

Namun situasi berubah dalam hitungan detik ketika salah satu korban mencoba berenang ke arah tengah sungai.

Tanpa disadari, bagian tersebut memiliki kedalaman lebih dan arus yang cukup kuat.

Satu rekannya yang melihat kejadian itu sempat memperingatkan, namun peringatan tersebut tidak diindahkan. 

Baca juga: Persib Tidak Boleh Terpeleset, Umuh Minta Para Pemain Fokus dan Rebut Tiga Poin dari Arema FC

Bahkan, satu korban lainnya justru ikut menyusul ke tengah untuk membantu, hingga keduanya diduga terseret arus dan tenggelam.

Pantauan di lokasi pada Kamis (23/4/2036) menunjukkan suasana tegang di sepanjang bantaran sungai.

Air berwarna cokelat keruh mengalir cukup deras di antara tebing curam dan bebatuan.

Sejumlah petugas terlihat bersiaga menggunakan pelampung.

Sementara warga berkerumun di atas tebing dan di bawah rindangnya pohon bambu, memantau proses pencarian.

Dari beberapa titik, warga tampak berdiri di tembok pembatas sungai, menatap permukaan air dengan harap-harap cemas. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved