Stok Melimpah, Disperindag Jabar Waspadai Gejolak Harga Cabai dan Kedelai
Sejumlah komoditas seperti cabai, bawang merah, daging sapi, kedelai impor, dan gula pasir curah masih dijual di atas harga acuan pemerintah.
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Meski demikian, pihaknya mencatat tren harga cabai mulai melandai setelah momentum Iduladha.
"Harga cabai sudah mengalami kecenderungan menurun dibanding iduladha," imbuhnya.
Harga cabai merah besar turun menjadi Rp69.764 per kilogram dari Rp80.233 per kilogram pada akhir Mei.
Cabai merah keriting juga turun ke Rp53.543 per kilogram dari Rp62.894 per kilogram.
Untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan pasar bersama berbagai pihak.
Ketika terjadi lonjakan harga yang tinggi di suatu wilayah, intervensi dilakukan melalui pasar murah dan operasi pasar.
"Daerah yang mengalami kenaikan harga tinggi belum tentu daerah penghasil komoditas. Karena itu pemerataan distribusi perlu terus didorong melalui kerja sama antardaerah dan sistem pemantauan dini agar langkah pengendalian bisa dilakukan lebih cepat," ujar Nining.
Ia menambahkan, kondisi pasokan pangan di Jawa Barat saat ini masih terkendali sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan kebutuhan pokok dalam waktu dekat.
| Kedelai Mahal Cekik Perajin Tahu Tempe Bandung, Berharap Berkah dari Program Makan Bergizi Gratis |
|
|---|
| Keuntungan Pedagang Tempe dan Tahu Menipis di Tengah Kenaikan Harga Kedelai |
|
|---|
| Harga Kedelai Tembus Rp11.000 per Kg, Pedagang dan Produsen Tempe Tahu Pilih Tahan Harga |
|
|---|
| Pasar Murah Jabar: Sembako Terjangkau Hadir Sebelum Iduladha |
|
|---|
| Kedelai Impor, Gula, dan Daging Sapi Masih Lampaui HET di Jawa Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pedagang-cabai-di-cirebon-bingung-harga-baik.jpg)