Kamis, 7 Mei 2026

Rupiah Tembus Rp17.000, Pemilik KPR Komersial Cemas Hadapi Kenaikan Cicilan

Melemahnya rupiah ini mulai dirasakan was-was oleh masyarakat, terutama pemilik kredit pemilikan rumah (KPR)

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Dok Pinhome
ILUSTRASI - Nilai tukar rupiah tembus Rp17.354 pada Rabu (6/5/2026). Melemahnya rupiah ini mulai dirasakan was-was oleh masyarakat, terutama pemilik kredit pemilikan rumah (KPR) komersial dengan skema bunga mengambang (floating). 

Melemahnya rupiah terhadap dolar AS dinilai berdampak pada suku bunga kredit, yang kemudian berimbas pada cicilan KPR dengan skema floating.

“Sekarang lebih cemas, karena nilai tukar rupiah juga lagi tinggi. Jadi makin terasa tekanannya,” kata dia.

Sebagai langkah antisipasi, Putra berencana memindahkan kreditnya ke bank syariah yang menawarkan cicilan tetap (fixed).

“Rencananya mau take over ke bank syariah supaya cicilannya flat. Memang langsung dihitung tinggi di awal, tapi setidaknya jelas dan tidak berubah-ubah,” ujarnya.

Putra berharap ada kepastian dan stabilitas dalam pembayaran cicilan ke depan, di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih berlangsung. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved