Kedelai Impor, Gula, dan Daging Sapi Masih Lampaui HET di Jawa Barat
Kedelai impor menjadi komoditas dengan selisih harga tertinggi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Penjualan (HAP).
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Selain kedelai impor, komoditas lain yang juga masih berada di atas HET atau HAP yakni gula pasir curah, daging sapi, dan cabai rawit merah.
"Harga gula pasir curah tercatat Rp17.971 per kilogram, di atas HAP Rp17.500. Kemudian daging sapi berada di level Rp140.705 per kilogram, sedikit di atas HAP Rp140.000," katanya.
Sementara cabai rawit merah dijual Rp57.534 per kilogram, melampaui HAP Rp57.000.
Selain kedelai, kata Nining, kondisi pasokan Minyakita juga masih menjadi perhatian pemerintah daerah.
Baca juga: Harga Kedelai di Bandung Tembus Rp10.000: Imbas Konflik Timur Tengah dan Ketergantungan Impor
Kementerian Perdagangan sebelumnya menerbitkan surat edaran Nomor BP.00.01/70/PDN/SD/04/2026 tertanggal 15 April 2026 terkait penyaluran Minyakita ke pasar rakyat melalui Bulog dan IDFood.
Langkah itu diambil menyusul turunnya pasokan Minyakita di pasar rakyat.
"Disperindag Jabar telah menindaklanjuti kebijakan tersebut melalui penguatan penyaluran dan pengawasan ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Bulog mengakui terjadi penurunan jumlah penyaluran Minyakita ke pedagang pasar akibat keterbatasan stok, sementara IDFood saat ini disebut tidak memiliki stok," jelasnya.
Adapun stok Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat saat ini tersisa 140.000 liter.
Bulog juga telah mengajukan purchase order (PO) ke tiga produsen, namun hingga kini belum ada penyaluran baru.
"Jika stok tersedia, distribusi akan diprioritaskan ke wilayah Priangan Timur, meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, dan Kota Tasikmalaya," kata dia.
Nining menambahkan, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Kemendagri penyaluran Minyakita ke depan diprioritaskan untuk pasar rakyat dan tidak hanya terfokus pada program bantuan pangan.
| Harga Kedelai Melambung, Pedagang Tahu di Pasar Cicadas Menjerit: Tak Berani Naikkan Harga |
|
|---|
| Harga Kedelai di Bandung Tembus Rp10.000: Imbas Konflik Timur Tengah dan Ketergantungan Impor |
|
|---|
| Siasat Perajin Tempe Purwakarta Hadapi Harga Kedelai: Potongan 25 Cm Jadi 20 Cm, Harga Tetap Rp4.000 |
|
|---|
| Harga Kedelai Naik, Produsen Tempe di Cimahi Perkecil Ukuran agar Harga Tempenya Tak Ikut Naik |
|
|---|
| Harga Kedelai Impor Naik Bikin Produksi Tempe di Cimahi Turun 30 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-mengolah-kedelai-menjadi-tahu.jpg)