Sabtu, 18 April 2026

Konsolidasi Logistik BUMN: Perkuat Sinergi dan Efisiensi Rantai Pasok Nasional

Konsolidasi logistik BUMN menjadi kunci dalam menciptakan logistik yang efisien dan berdaya saing dan efisinensi rantai pasok nasional

Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok PosInd
KONSOLIDASI - Konsolidasi logistik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan efisiensi rantai pasok nasional. Kegiatan yang dikemas dalam agenda silaturahmi dan koordinasi ini mempertemukan berbagai perusahaan BUMN serta anak perusahaan di sektor logistik dan industri pendukung guna menyatukan visi dalam pengembangan ekosistem logistik yang terintegrasi dan berdaya saing. 

Ringkasan Berita:
  • Konsolidasi logistik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan efisiensi rantai pasok nasional
  • Kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan logistik yang efisien dan berdaya saing.
  • Infrastruktur ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung integrasi logistik nasional

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Konsolidasi logistik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan efisiensi rantai pasok nasional. Kegiatan yang dikemas dalam agenda silaturahmi dan koordinasi ini mempertemukan berbagai perusahaan BUMN serta anak perusahaan di sektor logistik dan industri pendukung guna menyatukan visi dalam pengembangan ekosistem logistik yang terintegrasi dan berdaya saing.

Pertemuan ini dihadiri oleh para direktur yang membidangi pengembangan bisnis dari sejumlah BUMN, serta jajaran direktur utama dari berbagai anak perusahaan logistik, antara lain PT Multi Terminal Indonesia, PT Prima Indonesia Logistik, PT Pos Logistik Indonesia, PT Sarana Bandar Logistik, PT KBN Prima Logistik, PT Varia Usaha Dharma Segara, PT Krakatau Jasa Logistik, dan PT Berdikari Logistik Indonesia.

Turut hadir pula perwakilan Danantara yang berperan dalam mendorong penguatan kolaborasi, termasuk membuka peluang kerja sama strategis serta pengembangan model bisnis logistik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Dari Pos Indonesia, Direktur Utama Daud Joseph hadir beserta jajaran direksi sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan sinergi antar BUMN di sektor logistik.

Kehadiran ini menegaskan peran aktif Pos Indonesia dalam mendorong integrasi layanan dan efisiensi operasional.

Direktur Utama Pos Indonesia, Daud Joseph, menegaskan, kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan logistik yang efisien dan berdaya saing.

Melalui konsolidasi ini, diharapkan koordinasi antar BUMN dan anak perusahaan semakin solid. 

“Harapannya ini mampu mengoptimalkan kapasitas, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memperkuat daya saing logistik nasional,” jelas dia.

Diketahui, Pos Indonesia memiliki keunggulan jaringan yang luas hingga ke pelosok negeri.

Saat ini, Pos Indonesia didukung oleh ribuan titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 4.000 kantor pos dan puluhan ribu agen pos yang menjangkau hingga tingkat kecamatan dan desa.

Infrastruktur ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung integrasi logistik nasional.

Jaringan distribusi yang dimiliki Pos Indonesia juga diperkuat dengan armada transportasi darat, laut, dan udara yang terhubung secara sistematis.

Hal ini memungkinkan proses pengiriman barang menjadi lebih cepat, efisien, dan mampu menjangkau wilayah terpencil yang selama ini sulit diakses oleh penyedia logistik lainnya.

Pos Indonesia, bersinergi dengan banyak pihak dalam memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, terutama dalam mendukung distribusi barang industri, pangan, hingga e-commerce.

Tidak hanya itu, transformasi digital juga menjadi fokus utama Pos Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved