Pemkab Sumedang Perketat Pengawasan Longsor Cisoka, Warga Diminta Siaga Saat Hujan
Pemkab Sumedang memastikan pemantauan intensif terus dilakukan di kawasan rawan longsor Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang memastikan pemantauan intensif terus dilakukan di kawasan rawan longsor Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi longsor susulan di tengah curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan pemantauan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan perangkat daerah, aparat kewilayahan, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pemeriksaan mencakup kondisi tanah, saluran air, serta kesiapsiagaan warga yang tinggal di sekitar lereng berpotensi mengalami pergerakan tanah.
“Kita tidak ingin lengah. Kawasan Cisoka menjadi salah satu titik yang terus kita pantau. Pemantauan dilakukan secara berkala dan menyeluruh agar setiap potensi bencana bisa terdeteksi lebih dini,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Koordinasi lintas sektor juga diperkuat bersama BPBD, TNI-Polri, dan pemerintah desa setempat.
Selain pengawasan lapangan, Pemda melakukan sosialisasi mitigasi kepada warga, termasuk mengenali tanda-tanda awal longsor dan prosedur evakuasi mandiri.
“Kami mengarahkan warga yang tinggal dekat dengan potensi longsor, banjir akibat longsoran tersebut agar pindah dahulu ke lokasi yang lebih aman apabila terjadi hujan. Kami juga arahkan warga agar waspada dan tidak mendekat ke lokasi longsor,” tambahnya.
Bupati juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan retakan tanah, pohon miring, atau perubahan aliran air yang tidak biasa.
“Karena respons cepat dari masyarakat menjadi bagian penting dalam sistem peringatan dini,” katanya.
Sebagai langkah preventif, pemerintah daerah melakukan pembersihan saluran drainase serta penguatan tebing di titik-titik rawan.
Rapat gabungan bersama para pakar juga telah digelar untuk mengantisipasi dan menangani longsoran secara komprehensif, termasuk membersihkan material yang berpotensi menahan aliran air.
“Tim BPBD, kecamatan, desa, TNI/Polri akan terus melakukan monitoring dan supervisi perkembangan di lapangan,” katanya.
Pemantauan berkelanjutan dan keterlibatan aktif warga ini menjadi harapan risiko longsor di kawasan Cisoka dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
| Jemaah Haji Asal Sumedang Dijadwalkan Tiba di Tanah Air pada 22 Juni 2026 Lewat Kloter 29 KJT |
|
|---|
| Bundaran Pangkalan Damri Jatinangor Ditutup Total, Omzet Warung Sekitar Anjlok Drastis |
|
|---|
| 4 Pria Diduga Curi 10 Kg Tembaga di Jatinangor Sumedang, Berakhir Diringkus Polisi |
|
|---|
| Iduladha Momentum Berbagi, PLN Sumedang Hadirkan Sambungan Listrik Gratis bagi Warga Kurang Mampu |
|
|---|
| Polisi Selidiki Jaringan Pengedar Obat Terlarang yang Seret Oknum Petugas Dapur MBG di Sumedang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Penampakan-longsor-yang-terjadi-di-Dusun-Cisoka-Desa-Citengah.jpg)