Komisi V DPRD Jabar Dorong Sekolah Maung Jadi Motor Transformasi Pendidikan Berdaya Saing Global
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. dr. Farabi El Fouz A. Rafiq, mendukung penuh implementasi program Sekolah Manusia Unggul (Maung)
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. dr. Farabi El Fouz A. Rafiq, mendukung penuh implementasi program Sekolah Manusia Unggul (Maung) sebagai upaya mendorong transformasi pendidikan di Jawa Barat agar mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing global
- Program Sekolah Maung harus menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat secara menyeluruh.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. dr. Farabi El Fouz A. Rafiq, mendukung penuh implementasi program Sekolah Manusia Unggul (Maung) sebagai upaya mendorong transformasi pendidikan di Jawa Barat agar mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing global.
Komitmen tersebut ditegaskan bersama jajaran Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat saat melakukan rapat kerja bersama dinas pendidikan di gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, selasa (9/6/2026).
Rapat tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sekolah yang diproyeksikan menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni Sekolah Maung serta proses penerimaan nya berdasarkan azas keadilan, transparan dan akuntabel.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung, mengatakan program Sekolah Maung harus menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat secara menyeluruh.
Menurutnya, sekolah-sekolah yang tergabung dalam program tersebut harus mampu bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter, kepemimpinan, serta kompetensi peserta didik agar siap menghadapi tantangan global.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pendidikan berjalan dengan baik, mulai dari proses penerimaan peserta didik, kualitas tenaga pendidik, sarana dan prasarana, hingga proses pembelajaran di kelas. Semua harus memenuhi standar mutu yang tinggi," ujarnya.
Farabi menilai, program Sekolah Maung merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan pemerataan pendidikan berkualitas di seluruh daerah.
Dengan pengelolaan yang tepat, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kompetitif dan inovatif.
Selain itu, Komisi V DPRD Jabar menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap implementasi program tersebut agar tujuan peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai secara optimal.
Melalui program Sekolah Maung, DPRD Jabar berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul di tingkat regional dan nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia Jawa Barat yang maju dan berkelanjutan.
"Kami ingin Sekolah Maung menjadi model pendidikan unggulan yang mampu mencetak lulusan berkualitas, berkarakter, dan memiliki daya saing global dan melalui proses penerimaan yang profesional serta adil bagi seluruh masyarakat jawabarat," kata Farabi.
| BREAKING NEWS Imbas PPDB Carut-Marut, Massa Demo DPRD Desak KDM Copot Kadisdik Jabar Purwanto |
|
|---|
| Jadi Sekolah Maung, SMKN 1 Pangandaran Terganjal Aturan, Calon Siswa Asal Jateng Ditolak |
|
|---|
| Kritik Keras Sekolah Maung Dedi Mulyadi, Pengamat: Minim Sosialisasi, Banyak Anak Ingin Gap Year |
|
|---|
| Sekolah Maung Tonggak Transformasi Pendidikan, Lilis Nurlia: Cetak Lulusan Unggul dan Berdaya Saing |
|
|---|
| Perjuangan 85 Kilometer Tak Sia-sia, Zidni Dari Indramayu Tembus Sekolah Maung Impiannya Di Cirebon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/KOMISI-V-DPRD-Jabar.jpg)