Sekolah Maung Tonggak Transformasi Pendidikan, Lilis Nurlia: Cetak Lulusan Unggul dan Berdaya Saing
Lilis Nurlia, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa program Sekolah Manusia Unggul (Maung) harus menjadi momentum transformasi pendidikan
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lilis Nurlia, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran Komisi V DPRD Jawa Barat menegaskan bahwa program Sekolah Manusia Unggul (Maung) harus menjadi momentum transformasi pendidikan di Jawa Barat untuk mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global
- Program Sekolah Maung menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi muda Jawa Barat yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lilis Nurlia, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran Komisi V DPRD Jawa Barat menegaskan bahwa program Sekolah Manusia Unggul (Maung) harus menjadi momentum transformasi pendidikan di Jawa Barat untuk mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Komisi V DPRD Jabar melakukan peninjauan ke SMAN 1 Majalengka, Rabu (13/5/2026), guna memastikan kesiapan sekolah yang diproyeksikan menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut.
Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yomanius Untung, mengatakan bahwa Sekolah Maung bukan sekadar program pendidikan biasa, melainkan upaya strategis untuk menghadirkan sistem pendidikan yang lebih berkualitas dan merata di seluruh wilayah Jawa Barat.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pendidikan, mulai dari proses seleksi dan penerimaan peserta didik, kualitas tenaga pendidik, hingga proses pembelajaran di kelas berjalan dengan standar yang tinggi. Sekolah Maung harus mampu menjadi model pendidikan unggulan di Jawa Barat," ujar Yomanius.
Senada dengan itu, Hj. Lilis Nurlia menilai program Sekolah Maung menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi muda Jawa Barat yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan kepemimpinan, serta keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesiapan sekolah dalam menyediakan lingkungan belajar yang kondusif, didukung sarana dan prasarana yang memadai serta tenaga pendidik yang profesional.
"Program Sekolah Maung harus menjadi katalis perubahan bagi sekolah-sekolah di Jawa Barat. Kita ingin melahirkan generasi yang mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa," kata Lilis.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi V DPRD Jabar juga meninjau sejumlah fasilitas pendidikan dan berdialog dengan pihak sekolah terkait kesiapan implementasi program.
Berbagai aspek mulai dari kualitas pembelajaran, kesiapan guru, hingga dukungan infrastruktur menjadi fokus perhatian.
Lilis menegaskan bahwa DPRD Jawa Barat akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.
"Transformasi pendidikan harus dimulai dari sekolah. Melalui Sekolah Maung, kami berharap tercipta pemerataan pendidikan berkualitas sehingga seluruh siswa di Jawa Barat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi terbaik," ujarnya.
Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) sendiri menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berorientasi pada kompetensi, karakter, dan daya saing global.
Dengan dukungan berbagai pihak, program tersebut diharapkan mampu menjadi model pendidikan masa depan yang melahirkan generasi unggul untuk Jawa Barat dan Indonesia.
| Perjuangan 85 Kilometer Tak Sia-sia, Zidni Dari Indramayu Tembus Sekolah Maung Impiannya Di Cirebon |
|
|---|
| ''Jalur Hoki Banget, Tiba-tiba Ada Tambahan Kuota'', Cerita Dua Calon Siswa Masuk Sekolah Maung |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Tantang Warga Laporkan Oknum Jual Beli Kursi SPMB Jabar 2026: "Sok Sebutin!" |
|
|---|
| Sempat Pasrah di Luar Kuota, Cessa dan Keira Diterima di Sekolah Maung: “Bangga Banget, Jujur” |
|
|---|
| Jadi Sekolah Maung, SMAN 2 Cirebon Bakal Terapkan Kurikulum Cambridge untuk Siswanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Lilis-Nurlia-soal-sekolah-maung.jpg)