Edi Askari Minta Pemprov Jabar Cari Skema THR untuk PPPK Paruh Waktu
nggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Edi Askari, meminta Pemprov Jabar mencari solusi THR bagi PPPK paruh waktu
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Edi Askari, meminta Pemprov Jabar mencari solusi agar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PPPK paruh waktu
- Edi Askari menilai idealnya THR satu kali gaji
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurrahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Edi Askari, meminta Pemprov Jabar mencari solusi agar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PPPK paruh waktu dapat mendekati bahkan setara satu kali gaji tanpa melanggar aturan yang berlaku.
Edi mengatakan, DPRD mendorong pemerintah daerah tidak hanya berpatok pada keterbatasan, tetapi aktif mencari skema alternatif yang tetap sesuai regulasi.
“Idealnya mendekati satu bulan gaji, tapi tetap harus sesuai aturan,” ujar Edi, Selasa (17/3/2026).
Edi mengatakan, persoalan tersebut telah dibahas bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Namun, kondisi fiskal daerah menjadi tantangan setelah adanya pemangkasan transfer pusat sekitar Rp2,4 triliun serta kekurangan salur Rp1,4 triliun.
Menurutnya, selain faktor keuangan, kendala juga muncul dari aspek regulasi, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 yang belum memberikan payung hukum untuk THR PPPK paruh waktu.
Karena itu, ia mendorong Pemprov Jabar menyiasati melalui skema lain yang sah, seperti tambahan penghasilan atau insentif yang secara substansi setara dengan THR.
“Yang penting substansinya sama, ada perhatian menjelang Lebaran, tapi tidak menabrak aturan,” katanya.
Edi juga mengingatkan agar kebijakan yang diambil tetap memperhatikan aspek keadilan agar tidak menimbulkan kecemburuan, seperti yang pernah terjadi pada kasus perangkat desa.
Edi menegaskan, DPRD Jabar akan terus mengawal agar ada solusi konkret bagi PPPK paruh waktu, sehingga tetap mendapatkan hak yang layak.
“Intinya kami minta ada jalan keluar. Skemanya bisa fleksibel, tapi tujuannya jelas, yakni mendekati satu kali gaji tanpa melanggar regulasi,” ucapnya.
| Cerita Mang Kiclik Lawan Nyamuk dan Eceng Gondok di Saguling: Populasi Tahun Ini Paling Parah |
|
|---|
| Farhan Antisipasi Kemacetan dan Tumpukan Sampah di Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Bandung |
|
|---|
| Rencana Penataan 10 Titik PKL di Bandung: Satpol PP Targetkan Kawasan Heritage dan Drainase |
|
|---|
| Dibalik Larangan Nobar Film Pesta Babi: ISBI Bandung Sebut Kendala Izin, Mahasiswa Kecam Sensor |
|
|---|
| Pasca-Mahasiswa ITB Hilang, Jalur Pendakian Pasir Kuda di Gunung Puntang Bandung Ditutup Sementara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-I-DPRD-Jabar-Edi-Askari-sa.jpg)