Jumat, 15 Mei 2026

KA Argo Bromo Anggrek Anjlok

Laju Kereta Api Agro Bromo Anggrek Tiba-tiba Melambat Sebelum Anjlok di Subang 

Penumpang Kereta Api Agro Bromo Anggrek, Sadirun(60), mengaku sedikit kaget karena kereta anjlok.

Tayang:
Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ahya Nurdin
KERETA ANJLOK - Kereta Api Agro Bromo Anggrek yang anjlok di Stasiun Pagaden Baru Subang, Jumat (1/8/2025). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Penumpang Kereta Api Agro Bromo Anggrek, Sadirun(60), mengaku sedikit kaget karena kereta anjlok.

Peristiwa itu terjadi di Stasion Pagaden Baru, Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025). Akibatnya, penumpang dievakuasi oleh pihak PT KAI Daop 3 Cirebon menggunakan bus.

"Saat kejadian, kecepatan kereta tiba-tiba berkurang dan sedikit kaget juga gerbong yang saya tumpangi anjlok," kata Sadirun, Jumat.

Sadirun duduk di kurdi gerbong nomor delapan, satu dari lima gerbong yang anjlok.

"Ada lima gerbong yang anjlok, tapi tak ada korban jiwa. Alhamdulillah saya juga selamat, tak mengalami luka-luka," ungkap dia.

Baca juga: BREAKING NEWS, KA Argo Bromo Anggrek Jurusan Surabaya Jakarta Anjlok di Stasiun Pagaden Baru Subang

Saat ditemui, Sadirun sedang menunggu travel yang akan menjemput untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

KERETA ANJLOK - Kereta Api Agro Bromo Anggrek anjlok di Stasiun Pagaden Baru, Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025).
KERETA ANJLOK - Kereta Api Agro Bromo Anggrek anjlok di Stasiun Pagaden Baru, Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025). (Tribun Jabar/Ahya Nurdin)

"Penumpang lain tadi sudah diangkut menggunakan bus dan travel. Saya masih menunggu giliran," ucapnya.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, memastikan dalam insiden kereta api di sekitaran stasiun Pagaden Baru tidak ada korban jiwa.

Baca juga: Bocah di Cirebon Ketahuan Mau Lempar Kereta Api yang Lewat, Berakhir Diamankan Petugas

"Semua penumpang selamat dan gerbong yang anjlok ada lima gerbong, yakni dari gerbong enam sampai 10," katanya.

Dia pun memastikan semua penumpang sudah dievakuasi menggunakan bus dan travel.

"Penumpang sudah dijemput oleh pihak kerabat dan menggunakan enam bus,' katanya.

Akibat belum dievakuasinya gerbong yang anjlok, lalu lintas kereta api belum bisa jalan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved