Senin, 4 Mei 2026

Buntut Bagi Bir dan Palsukan BIB, Freerunners Bandung Dilarang Ikut Acara Pocari Sweat Selamanya

Tak cuma bagi-bagi bir, anggota komunitas lari itu ternyata juga memalsukan nomor BIB.

Tayang:
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
capture video
BAGI-BAGI BIR -- Gelaran event lari skala nasional “Pocari Sweat Run 2025” yang digelar di Kota Bandung pada 19–20 Juli 2025 berubah menjadi sorotan tajam setelah beredar video aksi komunitas lari yang membagikan bir gratis kepada peserta di lokasi acara. Akibat tindakan ini, Freerunners dilarang ikut kegiatan Pocari Sweat. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pihak penyelenggara Pocari Sweat Run Indonesia 2025 yang mengadakan lomba lari di Kota Bandung merugi buntut adanya aksi bagi-bagi bir oleh komunitas lari Freerunners dan Pace n Place.

Aksi bagi-bagi bir itu ramai diperbincangkan di sosial media Instagram dan mendapat sorotan tajam hingga akhirnya dua komunitas tersebut dipanggil dan disanksi oleh Pemkot Bandung berupa denda sebesar Rp 5 juta.

Tak cuma bagi-bagi bir, anggota komunitas lari itu ternyata juga memalsukan nomor BIB.

Apa Itu Nomor BIB?

Nomor BIB adalah nomor identifikasi unik yang diberikan kepada setiap peserta dalam sebuah acara olahraga lari, sepeda, atau triatlon.

Nomor ini biasanya tercetak besar di sebuah lembaran kertas atau kain yang disebut BIB (Bib Number) atau Nomor Dada, yang harus dikenakan peserta di bagian depan tubuh mereka (dada atau perut) agar mudah terlihat.

Baca juga: Bagi-bagi Bir di Pocari Sweat Run 2025 Bandung, Antara Budaya Lari Global dan Budaya Indonesia

Pantia lomba lari Pocari Sweat Run, Puspita Winawati mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan adanya aksi bagi-bagi bir tersebut karena pihaknya merasa dirugikan atas kejadian ini.

"Karena kegiatan ini (bagi-bagi bir) sama sekali tidak ada pemberitahuan ataupun meminta izin ataupun persetujuan dari pihak penyelenggara," ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis (24/7/2025).

Aksi bagi-bagi bir tersebut, kata dia, atas inisiatif dari komunitas Free Runners dan Pace and Place. Padahal tujuan dari event  ini tentunya untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat.

"Tetapi terjadi hal seperti ini (bagi-bagi bir), jadi kami merasa sangat-sangat dirugikan dari segi kredibilitas maupun reputasi dari event itu sendiri," kata Puspita.

Di sisi lain, pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung karena sangat siap tegap memberikan sanksi sesuai dengan peraturan pemerintah, sehingga pihaknya akan mengikuti semua prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Pihaknya pantia pun mempertimbang langkah blacklist untuk dua komunitas lari tersebut untuk dilibatkan pada event selanjutnya.

Tetapi untuk mengambil langkah tersebut akan dibicarakan terlebih dahulu.

"Ya, nanti kami akan bicarakan kepada pihak Free Runners. Tentunya dengan kejadian seperti ini, ada hal yang akan kami tegaskan. Mungkin Free Runners juga tidak bisa mengikuti acara Pocari selanjutnya," ucapnya.

Pemalsu BIB Dilarang Ikut Seumur Hidup

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved