SMA Trinitas Bandung Libatkan Seluruh Kelas Ikut MPLS, Masuk Barak Militer Hingga Visit Kampus
Kepala SMA Trinitas, Sr. Susana, menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua merupakan terobosan utama dalam pelaksanaan MPLS tahun ini.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita Nilawati
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di SMA Trinitas Bandung menghadirkan inovasi yang berbeda dari biasanya.
Tidak hanya menjadi ajang perkenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru, MPLS kali ini juga menjadi momentum penguatan hubungan antara siswa dan orang tua.
Kepala SMA Trinitas, Sr. Susana, menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua merupakan terobosan utama dalam pelaksanaan MPLS tahun ini.
“Tahun ini kami kolaborasikan MPLS dengan parenting, karena kami percaya, pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga orang tua,” tutur Sr. Susana saat ditemui di sela kegiatan MPLS SMA Trinitas, Rabu (16/7/2025).
Sr. Susana menjelaskan salah satu momen paling berkesan dalam MPLS kali ini adalah kegiatan orang tua dan siswa berjalan bersama dari SMA Trinitas menuju Gedung Merdeka.
“Kegiatan ini bukan hanya jalan kaki, tapi menjadi ruang bagi orang tua dan anak untuk ngobrol, saling mengenal lebih dekat. Selama ini banyak orang tua tahu punya anak, tapi nggak kenal anaknya seperti apa,” ujar Sr. Susana.
Menurutnya, anak-anak remaja justru butuh didengarkan, bukan dihakimi. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, sekolah ingin menanamkan pemahaman bahwa membangun relasi yang hangat dan terbuka antara anak dan orang tua merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.
Berbeda dari MPLS di sekolah lain yang umumnya hanya untuk siswa baru kelas X, SMA Trinitas melibatkan seluruh jenjang kelas X, XI, dan XII dalam kegiatan ini.
Untuk siswa kelas XI, MPLS dikemas dengan workshop penguatan mental health, strategi belajar di jenjang baru, serta kegiatan character building masuk ke barak militer yang akan dilaksanakan di Posdikpom TNI di Cimahi selama dua hari.
“Mereka akan diberangkatkan menggunakan truk milik TNI dan menginap satu malam," jelas Sr. Susana.
Sementara itu, siswa kelas XII difokuskan pada kegiatan kampus visit serta pembekalan menjelang Tes Kompetensi Akademik (TKA) oleh pengawas dari Dinas Pendidikan.
Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di tingkat pendidikan selanjutnya.
MPLS kelas X juga dilengkapi dengan seminar seputar bahaya narkoba, cybercrime, dan isu remaja lainnya yang melibatkan institusi TNI/Polri seperti di sekolah negeri.
Selama tiga hari pelaksanaan MPLS, kegiatan dipandu oleh siswa OSIS dan KM (Kepengurusan Murid) dari kelas XI dan XII yang mendampingi adik-adik kelasnya dengan pendekatan yang ramah dan suportif.
| Keluarga Korban Tawuran Maut SMAN 5 Bandung Desak Program Barak Militer Diaktifkan Lagi |
|
|---|
| Disdik Jabar Pastikan Program Pembinaan Siswa di Barak Militer Tetap Berjalan pada 2026 |
|
|---|
| Kasus Guru Tampar Siswa: Dedi Mulyadi Akan Kirim Anak Nakal ke Barak Militer, yang Merokok Direhab |
|
|---|
| Pembangunan Sekolah Rakyat di Majalengka Molor Bikin Geram Bupati, Launching Diundur |
|
|---|
| Uniknya Lomba Stocklab di Bandung, Kenalkan Anak pada Investasi Pasar Modal sejak Dini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/SMA-Trinitas-Bandung-MPLS.jpg)