Kondisi Terkini Cidahu Sukabumi Setelah Terjadi Perusakan Rumah, Kapolres Ungkap Hal Ini
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memastikan tak ada penutupan tempat ibadah di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memastikan tak ada penutupan tempat ibadah di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Dia pun mengatakan, situasi berjalan normal dan masyarakat beraktivitas seperti biasa.
Samian mengatakan itu saat bersama Forkopimda dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi melihat kondisi terkini di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, bertempat di rumah singgah milik Maria Veronica Ninna di Kampung Tangkil RT 04/01 Desa Tangkil, Senin (14/7/2025). Sebelumnya, rumah singgah itu dirusak massa.
"Situasi kamtibmas terjamin aman dan kondusif. Masyarakat sudah tenang, bisa beribadah, bekerja, dan beraktivitas seperti biasa. Rumah singgah ini sudah diperbaiki bersama-sama oleh masyarakat, tokoh agama, TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Saat ini aktivitas berjalan normal, tidak ada penutupan atau pelarangan dalam bentuk apa pun," tegas Samian, Senin.
Penjaga rumah singgah, Jongki, juga mengucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak.
"Sepulang dari evakuasi, saya lihat sudah ada bantuan dari TNI, Polri, tokoh masyarakat, dan pemerintah kecamatan. Bahkan sudah ada pembersihan dan perbaikan. Anak-anak saya juga sudah sekolah, kami bisa beribadah dan belanja ke pasar seperti biasa. Situasi di sini sangat aman dan warga tetap bertegur sapa," ungkapnya.
Baca juga: Ketua PAC PDIP Kecamatan Cidahu Sukabumi Terancam Dipecat Setelah Terlibat Kasus Intoleransi
FKUB Kabupaten Sukabumi melalui perwakilannya, Pdt David, menegaskan tidak ada pelarangan beribadah di Sukabumi.
"Kami menyayangkan perusakan ini dan saat ini sudah ditangani aparat penegak hukum. Kami juga apresiasi kepada Bapak Kapolres. Hubungan lintas agama di Kabupaten Sukabumi baik-baik saja. Tidak ada pembatasan ibadah, semua berjalan aman dan tenteram. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang di mana pun di Indonesia," ucap David.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Tri Romadhono, juga menyatakan kehidupan masyarakat di Tangkil berjalan normal dan harmonis.
“Tidak ada penutupan bangunan ini. Kami berharap toleransi antarwarga, baik sesama agama maupun berbeda agama, terus terjaga selamanya," ujar Tri Romadhono.
Camat Cidahu, Tamtam Alamsyah, menyebutkan situasi telah kondusif dan warga hidup rukun.
“Kondisi Tangkil aman. Kami juga memastikan kesehatan warga, termasuk pendampingan psikolog bagi keluarga penjaga villa maupun pihak terkait lainnya. Komunikasi antarwarga juga sudah kembali normal,” katanya.
Baca juga: Menteri HAM Tegaskan Tak Akan Tindak Lanjuti Usulan Staf Khusus untuk jadi Penjamin Tersangka Cidahu
Danramil Parungkuda, Kapten Arm Andriyono, menyatakan pihaknya mendukung penuh pengamanan wilayah sesuai prosedur.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Deni Gunawan, mengapresiasi langkah Polres Sukabumi dalam menangani kasus tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres yang sudah mengedepankan proses hukum. Kami memastikan vila ini beroperasi normal sebagai rumah tinggal dan toleransi beragama tetap berjalan. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang," ucapnya.
| Kenali Perbedaan SPKLU dan SPBKLU, PLN UP3 Sukabumi Dorong Pemahaman Ekosistem Kendaraan Listrik |
|
|---|
| PLN Clean Energy Day, Langkah Nyata untuk Masa Depan Berkelanjutan |
|
|---|
| Pria di Sukabumi Mendadak Diserang saat Bertemu Kenalan, Alami Luka Bacok di Punggung |
|
|---|
| Swasti Saba Wistara, Sekda Sukabumi "Kolaborasi Dan Sinergi Kunci Meraihnya Kembali" |
|
|---|
| Sidang Kasus Penipuan Food Tray MBG Sukabumi: Empat Saksi Diperiksa, Kuasa Hukum Sebut Alot |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Forkopimda-dan-FKUB-Tangkil-Cidahu-Sukabumi.jpg)