Penasihat DWP Kemenag RI Peringati Hari Kartini Bersama Kanwil Jabar, Berikan Pesan Penting
Helmi Nasaruddin Umar memberikan arahan kepada anggota DWP Kanwil Kemenag Jawa Barat terkait perannya ketika berada di lingkungan keluarga.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag RI, Helmi Nasaruddin Umar, menghadiri pertemuan rutin triwulan, halalbihalal, dan pembinaan dalam rangka memperingati Hari Kartini DWP Kemenag se-Jawa Barat di MAN 1 Kota Bandung, Kamis (17/4/2025).
Dalam kesempatan ini, istri Menteri Agama Nasaruddin Umar itu memberikan arahan kepada anggota DWP Kanwil Kemenag Jawa Barat terkait perannya ketika berada di lingkungan keluarga, masyarakat, hingga organisasi.
"Ibu-ibu ini merupakan pilihan Tuhan yang sudah memilih untuk mengabdi kepada suami. Allah, menunjukkan bahwa ibu-ibu ini adalah pendamping ASN, pendidik sekaligus pembawa perubahan kepada masyarakat," ujar Helmi.
Atas hal tersebut, kata Helmi, anggota DWP Kanwil Kemenag Jabar ini tugasnya bukan hanya menjaga kekompakan, tetapi ada beberapa hal yang lebih penting untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
"Maka tugas kita bukan hanya menjaga kekompakan atau menjadi organisasi, tetapi mendorong program berbagai pemberdayaan," katanya.
Baca juga: Tandatangani Prasasti Embarkasi Indramayu, Menag Nasaruddin: Kita Akan Saksikan Satu Kemudahan
Helmi mengatakan, DWP Kemenag merupakan pilar utama dalam membangun keluarga dan masyarakat melalui berbagai macam program yang selama ini sudah digagas di setiap kemenag kabupaten/kota yang ada di Indonesia.
"Perempuan adalah pilar utama dalam membangun keluarganya. Masyarakat melalui program perempuan yang sehat dan berdaya serta berkomitmen menciptakan peluang sinergitas secara berkelanjutan," ucap Helmi.
Ketua DWP Kanwil Kemenag Jabar, Wiwi Ridwan Ajam, mengatakan, pertemuan yang dilaksanakan selain untuk halalbihalal dengan saling memaafkan, saling mengingatkan, dan saling memperbaiki hubungan, juga untuk memperingati Hari Kartini 2025.
"Sebagaimana diketahui, Ibu Kartini merupakan sosok pahlawan dan penggerak semangat emansipasi perempuan di Indonesia. Beliau memiliki hati dan tekad yang luar biasa," kata Wiwi.
Menurutnya, Kartini tidak tinggal diam melihat kaum perempuan Indonesia yang tertindas dan terbelenggu serta mendapatkan diskriminasi, baik dari keluarga, lingkungan, dan juga dari otoritas penjajah Belanda saat itu.
"Ia mulai menginisiasi langkah-langkah strategis guna memastikan perempuan mendapatkan hak yang sama dengan kaum laki-laki. Tentu saja perjuangan itu tidak mudah, tetapi Ibu Kartini tidak gampang menyerah," ucapnya.
Kartini juga, kata dia, terus melakukan berbagai upaya, termasuk berkirim surat kepada aktivis perempuan, baik di Indonesia maupun di Eropa. Dia juga menyeru kaum perempuan untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri mereka sehingga mereka maju bersama.
Baca juga: Warga Cimahi Diminta Waspadai Panas Ekstrem Saat Ibadah Haji, Berangkat Dalam Dua Kloter
"Karena itu, kita sebagai perempuan harus memiliki pribadi yang berdaya, bermartabat, dan menginspirasi untuk negeri. Saat ini, posisi dan kedudukan kaum perempuan telah meningkat cukup pesat sehingga perempuan bisa berperan dan menempati posisi apa pun, bahkan menjadi presiden," ujar Wiwi.
Atas hal tersebut, pihaknya mengajak kaum perempuan untuk berkarya dalam bidang apa pun. Sebab, sebagai perempuan harus mempunyai semangat seperti Kartini, seorang perempuan harus memiliki keahlian yang bisa bermanfaat untuk orang banyak.
| Puncak Dikudeta Borneo FC, Marc Klok Pastikan Persib Bandung Menang di Lampung demi On-track Juara |
|
|---|
| Persib Bandung vs Bhayangkara FC: Peluang Maung Rebut Kembali Puncak, Bhayangkara Ogah Mengalah |
|
|---|
| Persib Bandung Berharap pada Tuah Andrew Jung Bobol Gawang Bhayangkara FC |
|
|---|
| Ruang Seni Jadi Wadah Seniman Lokal, Dorong Kota Bandung Tetap Kreatif dan Inklusif |
|
|---|
| Respons Bojan Hodak setelah Persib Bandung Tersalip Borneo FC: Fokus Pertandingan Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Penasihat-Dharma-Wanita-Persatuan-DWP-Kemenag-RI-Helmi-Nasaruddin-Umar.jpg)