Jumat, 8 Mei 2026

Dokter RSHS Lecehkan Pasien

Polisi Sebut Dokter yang Perkosa Keluarga Pasien di RSHS Miliki Kelainan, Diduga Ada Korban Lain

Polisi menyebut Priguna Anugerah (31) mengalami kelainan seksual. Priguna merupakan dokter residen yang memperkosa keluarga pasien di RSHS Bandung.

Tayang:
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Giri
Tribun Jabar/ Muhammad Nandri/arsip
PELAKU PEMERKOSAAN - Pelaku pemerkosaan terhadap seorang keluarga pasien RS Hasan Sadikin Bandung, Priguna Anugerah (31) akhirnya ditampilkan oleh Ditreskrimum Polda Jabar, Rabu (9/4/2025). Berdasarkan pemeriksaan, dia memiliki kelainan seksual. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi menyebut Priguna Anugerah (31) mengalami kelainan seksual. Priguna merupakan dokter residen yang memperkosa keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Bahkan ada dugaan, korbannya bukan cuma satu.

Maka dari itu, Polda Jabar membuka ruang kepada siapa saja yang menjadi korban dari Priguna Anugerah untuk melapor bila memang malu untuk speak up di media sosial.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menyebut bisa saja ada kemungkinan korban lainnya yang belum melaporkan diri. Polisi pun menunggu laporan dari korban lainnya.

Hendra menjelaskan, pihaknya sudah bertindak tegas dan cepat pada 18 Maret 2025 setelah mendapatkan laporan. Priguna ditetapkan sebagai tersangka pada 25 Maret 2025.

Baca juga: Komentar Dokter Tirta Soal Kasus Dokter PPDS Perkosa Keluarga Pasien di RSHS Bandung: Menghancurkan

"Tersangka ini informasinya sudah berkeluarga dan berasal dari luar Jawa. Dari pemeriksaan beberapa hari ini memang kecenderungan pelaku ini mengalami kelainan seksual," ujar Hendra dalam konferensi pers, Rabu (9/4/2025).

Dirut SDM RSHS, Fitra Hergyana, menyampaikan, pelaku saat melancarkan aksinya memang tengah berjaga malam sesuai jadwalnya. Katanya, yang bisa memasuki ruang IGD dan bertugas memang sesuai jadwal peserta didik.

"Kami ini rumah sakit pendidikan dari Unpad dan kebetulan yang bersangkutan merupakan residen anastesi yang tengah bersekolah dititipkan di RSUP Hasan Sadikin Bandung. Dan pelaku ini tengah bertugas ketika itu," katanya, kemarin.

Baca juga: KRONOLOGI Dokter Predator Cabuli Keluarga Pasien di RSHS Bandung, Diminta Ganti Baju Saat Cek Darah

Fitra menyebut saat berjaga itu sebetulnya ada dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) dan memang telah sesuai SOP dan sesuai yang dilaksanakan di rumah sakit. Tetapi, dia pun tak menampik bila dari yang bersangkutan memang melakukan di luar SOP.

"Di rumah sakit itu dokter ini menjadi dokter peserta didik dari Unpad yang sedang mengambil sekolah spesialis di kami. Maka yang bersangkutan bukan merupakan karyawan dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, melainkan mahasiswa yang dititipkan di kami dan itu memang pasti sesuai dengan SOP dan juga sesuai dengan arahan dari DPJP-nya. Nah, ini memang terduga melaksanakan di luar dari SOP tersebut," kata Fitra. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved