Ingat Toni RM? Eks Pengacara Pegi Setiawan Sindir Gebrakan Dedi Mulyadi Sebut Gubernur Emosional
Ternyata gebrakan kebijakan Dedi Mulyadi disorot turut menyita perhatian Toni RM mantan pengacara Pegi Setiawan, berani sindir sikap Gubernur Jabar
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
"Misalnya pembongkaran objek wisata Hibisc di Puncak Bogor, pelarangan study tour, pelarangan seragam, LKS. Pada dasarnya saya setuju, saya sebagai orang hukum, ketika ada suatu pelanggaran memang harus ditindak, akan tetapi tetap harus sesuai prosedur. Contoh pembongkaran apakah sudah sesuai prosedur atau belum," tambahnya.
Kemudian, Toni RM memberikan saran agar Dedi Mulyadi melakukan kajian terlebih dahulu jika hendak membuat peraturan.
Namun sebagai warga Jabar sendiri, Toni mengaku belum pernah mengetahui soal adanya kajian yang dilakukan Dedi terkait dengan kebijakan yang diambilnya.
Toni RM tidak ingin menyimpulkan kebijakan Dedi Mulyadi tersebut pencitraan atau bukan.
"Saya pribadi tidak menyimpulkan (Dedi Mulyadi) pencitraan, host yang menanyakan. Saya katakan kalau gebrakan itu tidak diikuti dengan eksekusi suatu aturan entah Perda entah Pergub, maka itu yang dinamakan pencitraan.”
“Larangan study tour apakah sudah dibuat pergubnya atau peraturan terkaitnya? kajiannya harus dilakukan itu apalagi dengan Perda harus ada naskah akademik. Jadi ketika melarang lewat media sosial, larangannya sudah dituangkan belum dalam peraturan?" paparnya.
Toni RM juga mempertanyakan prosedur yang dilakukan Dedi saat membuat kebijakan.
Menurutnya suatu kebijakan disebut pencitraan jika gebrakan untuk menciptakan kebijakan itu tidak diikuti dengan pembuatan suatu aturan.
Kemudian, Toni RM mengungkap curhatan mantan kepala dinas pendidikan di Indramayu yang mengeluh soal larangan study tour.
Karena berbeda pandangan dengan sang Gubernur, kepala dinas tersebut terkena imbasnya.
Dari kasus tersebut, Toni RM menyoroti sikap Dedi Mulyadi sebagai pemimpin agar mengayomi seluruh warganya.
Toni RM justru menyoroti sikap Dedi Mulyadi yang tampak seolah memusuhi bagi pihak tertentu jika berseberangan dengannya.
Lantas, Toni pun menyindir bahwa sikap Dedi Mulyadi itu emosional.
"Sebagai seorang pemimpin, pengusaha asosiasi itu juga warganya, jangan sampai dijadikan seperti musuh. Kan kita lihat cara Kang Dedi Mulyadi ini emosional dalam mengeksekusi kebijakan. Jadi saya menyimpulkan, jangan sampai orang-orang yang dinilai melanggar aturan itu dianggap sebagai musuh, sehingga perlakuannya agak kurang santun, agak sok," ungkap Toni RM.
Toni RM
pengacara
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar
sindiran
kebijakan
pencitraan
sikap Dedi Mulyadi
Pegi Setiawan
| Dukung Visi Jabar Istimewa, Pemprov dan Kadin Jabar Bersinergi Kembangkan Kawasan Industri |
|
|---|
| Sekda Jabar Pimpin Pembongkaran PKL dan Bangunan Liar di Monumen Perjuangan |
|
|---|
| Monumen Perjuangan Jabar Bakal Steril dari PKL, Rute Lalu Lintas Ditata Ulang? |
|
|---|
| Underpass Jatibarang Indramayu Mulai Dibangun Mei 2026, 15 Rumah di Lahan PT KAI Terdampak |
|
|---|
| Dukung Kebersihan Kota Bandung, Dedi Mulyadi Terjunkan 130 Petugas Kebersihan di Jalan Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Nasib-Toni-RM-menyerah-jadi-pengacara-Pegi-Setiawan.jpg)