Underpass Jatibarang Indramayu Mulai Dibangun Mei 2026, 15 Rumah di Lahan PT KAI Terdampak
Proyek Underpass Jatibarang, Indramayu segera direalisasikan Mei 2026. Simak dampak lahan PT KAI, skema ganti rugi.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Akhirnya rencana pembangunan underpass di Jatibarang, Kabupaten Indramayu, segera direalisasikan.
Proyek yang dinanti sebagai solusi kemacetan ini juga mengungkap fakta adanya 15 hunian yang terdampak di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menegaskan, dukungan penuh KAI terhadap proyek peningkatan Underpass BH 421 yang berada di KM 177+975, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Jatibarang.
“KAI Daop 3 Cirebon mendukung penuh terhadap rencana pembangunan peningkatan Underpass BH 421 yang berlokasi di KM 177+975, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu,” ujar Muhibbuddin saat diwawancarai Tribun, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, proyek ini merupakan langkah strategis hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Indramayu dan KAI.
“Langkah strategis ini tidak hanya memodernisasi infrastruktur, tetapi juga untuk memperkuat aspek keselamatan operasional kereta api serta mengurangi simpul kemacetan di kawasan tersebut,” ucapnya.
Baca juga: Rel Kuno di Cirebon Dibongkar, PT KAI Sampaikan Permohonan Maaf: Atas Permintaan Pemda
Muhibbuddin juga mengungkapkan,.adanya aset KAI yang terdampak dalam proyek tersebut.
“Terkait lahan yang akan digunakan, terdapat aset KAI seluas kurang lebih 2.828 meter persegi dengan 15 hunian,” jelas dia.
Ia memastikan, KAI akan terus bersinergi dengan seluruh pihak agar proyek berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“KAI Daop 3 Cirebon akan terus bersinergi agar pelaksanaan pembangunan berjalan harmonis, aman, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indramayu,” katanya.
Seperti diketahui, proyek pembangunan underpass di perlintasan kereta api Jatibarang ini ditargetkan mulai dikerjakan pada pertengahan Mei 2026, apabila seluruh tahapan administrasi rampung.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Ali Fikri mengatakan, saat ini persiapan proyek sudah memasuki tahap pengadministrasian berkas.
“Persiapan pelaksanaan proyek underpass di perlintasan kereta api Jatibarang sudah tahap pengadministrasian berkas-berkas yang diperlukan,” ujar Ali.
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama pihak terkait juga tengah menyiapkan skema kerja sama dan rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung.
“Nanti juga akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Lucky Hakim, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait seperti apa bentuk kerjasamanya. Sedangkan kami selaku Dinas Perhubungan tentunya ketika proyek underpass dilaksanakan mempunyai tugas pokok dan fungsi atau Tupoksi merekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan,” ucapnya.
| Diah Fitri Maryani Serap Aspirasi Petani: Dorong Peningkatan Produktivitas Lahan & Infrastruktur |
|
|---|
| Program LUTD PLN Terangi Musholla di Indramayu, Aktivitas Ibadah Warga Lebih Lancar |
|
|---|
| Divonis 2 Bulan karena Masalah Tanah, Nenek 74 Tahun di Sukabumi Minta Pertolongan Dedi Mulyadi |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Tawarkan Rp 2 Juta per Bulan bagi Petani Sayuran di Puncak, Asal Mau Ganti Tanaman |
|
|---|
| Rute Kirab Mahkota Binokasih 2026 di Bogor Malam Ini, Hadirkan Tari Payung Pajajaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sejumlah-pengendara-melintasi-underpass-Jatibarang.jpg)