LEBARAN 2025, Ramai-Ramai Nyekar di Cirebon, Bunga dan Doa Mengalir di Pusara Keluarga
Pada momen Hari Raya Idulfitri, tradisi nyekar atau ziarah ke makam keluarga menjadi pemandangan yang lazim di berbagai daerah, termasuk di Cirebon.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pada momen Hari Raya Idulfitri, tradisi nyekar atau ziarah ke makam keluarga menjadi pemandangan yang lazim di berbagai daerah, termasuk di Cirebon.
Warga berbondong-bondong mengunjungi permakaman untuk mendoakan arwah leluhur mereka.
Sejak pagi, sejumlah permakaman di wilayah Cirebon, khususnya di wilayah Pronggol, di Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk tampak ramai dikunjungi warga.
Mereka datang dengan membawa bunga, air dan alat untuk membersihkan makam.
Salah satunya adalah Siti (45), warga Kecamatan Kesambi, yang datang bersama keluarganya untuk berziarah ke makam orang tuanya.
“Kami sekeluarga setiap tahun pasti nyekar setelah salat Id."
"Ini bentuk bakti dan doa kami untuk orang tua yang telah berpulang,” ujar Siti saat ditemui di Pemakaman Pronggol, Senin (31/3/2025).
Selain Siti, warga lainnya, Rahmat (52), mengungkapkan bahwa tradisi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga momen untuk mengenalkan generasi muda pada sejarah keluarga mereka.
“Saya selalu ajak anak-anak untuk nyekar agar mereka tahu siapa leluhur mereka."
"Ini juga sebagai bentuk penghormatan dan pengingat akan kehidupan yang fana,” ucap Rahmat.
Di beberapa permakaman, terlihat juga para peziarah menggelar doa bersama dan membaca surah Yasin.
Beberapa bahkan datang dari luar kota untuk tetap menjalankan tradisi ini di tanah kelahiran mereka.
Menurut Ustaz Ato, seorang tokoh agama di Cirebon, nyekar merupakan amalan baik yang diajarkan dalam Islam.
“Ziarah kubur ini bukan hanya untuk mendoakan yang telah tiada, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita yang masih hidup agar selalu berbuat baik,” jelas Ustaz Ato.
Tradisi nyekar ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari setelah Lebaran, mengingat banyak warga yang masih dalam suasana mudik dan baru memiliki kesempatan untuk berziarah setelah berkunjung ke sanak saudara. (*)
| ''Ada Asap Pak!'' Teriakan Penumpang Bikin Sopir Sadar Bus PO Coyo Terbakar di Cirebon, Api dari AC |
|
|---|
| UPDATE Bus PO Coyo Terbakar di Pantura Cirebon, Damkar Ungkap Asal Api, Diduga dari Ruang Accu |
|
|---|
| Asap Hitam Bikin Warga Geger, Bus Legendaris PO Coyo Terbakar Hebat di Pantura Cirebon |
|
|---|
| Bus Legendaris PO Coyo Terbakar Hebat di Jalur Pantura Cirebon, Nyaris Tinggal Kerangka |
|
|---|
| YBM PLN Cirebon Salurkan 7 Gerobak Usaha, Dorong Pelaku UMKM Bangkit dan Mandiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pada-momen-Hari-Raya-Idulfitri.jpg)