Selasa, 2 Juni 2026

Jalan Desa di Jabar Harus Mulus, Dedi Mulyadi Rancang 2 Skenario, yang Paling Rusak Jadi Prioritas

Dedi Mulyadi telah menyiapkan dua skenario pembangunan jalan desa karena jalan-jalan desa di Jawa Barat harus bagus.

Tayang:
Istimewa/Instagram @dedemulyadi71
KOLASE DEDI MULYADI DAN JALAN RUSAK - Tangkapan layar video saat Dedi Mulyadi menanggapi video penampakan jalan rusak dan berlumpur di Cianjur. Infrastruktur di Jawa Barat masih terus jadi perhatian bahkan prioritas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan desa
  • Pemerintah menyiapkan dua skenario pembiayaan untuk memperbaiki jalan-jalan desa yang rusak
  • Dedi Mulyadi merencanakan perbaikan rumah tidak layak huni dengan konsep tradisional
  • Sektor pendidikan menjadi target utama dengan menjamin sekolah gratis hingga jenjang SMA

TRIBUNJABAR.ID - Infrastruktur di Jawa Barat masih terus jadi perhatian bahkan prioritas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

Tak hanya jalan provinsi, Dedi Mulyadi pun menyoroti kondisi jalan desa.

Gubernur Jabar itu bahkan mengaku akan fokus mengurus lembur alias desa-desa.

Baca juga: Setelah Sapu Cicadas, Dedi Mulyadi Targetkan Jalur Puncak, 40 Kios Dibongkar di Hari Idul Adha

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi usai Salat Idul Adha di Masjid Al Hikmah, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Rabu (27/5/2026).

Dedi Mulyadi mengungkapkan, orang desa setia pada negara tapi sayang pembangunan desa kerap berada di urutan terakhir.

"Harusnya lembur diurus, kota ditata," ujarnya.

Kini Dedi Mulyadi telah menyiapkan dua skenario pembangunan jalan desa karena jalan-jalan desa di Jawa Barat harus bagus.

Pertama, Dedi Mulyadi menawarkan jalan desa dibangun langsung oleh provinsi.

"Kedua, dibangun sama desa lewat bantuan keuangan desa. Dimulai bertahap," ujarnya.

Dedi Mulyadi ingin jalan desa yang mulus dan memiliki penerangan jalan umum (PJU).

Pemerintah nantinya akan memprioritaskan pembangunan jalan desa yang rusak parah terlebih dahulu.

Tak hanya Jalan Desa, juga Perhatikan Rutilahu

Dedi Mulyadi pun merencanakan perbaikan rumah rakyat miskin.

"Namun konsepnya harus kembali ke rumah buhun, rumah tradisional. Rumah panggung harus tetap panggung, rumah bilik harus tetap bilik," ujarnya.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa rumah tradisional semacam rumah panggung dan rumah bilik memiliki harkat dan martabat.

Baca juga: Langkah Dedi Mulyadi Kuak Sejarah Besar Kerajaan Sunda Lewat Kajian Akademik Cagar Budaya

Selain perbaikan jalan dan rumah tidak layak huni, Dedi Mulyadi pun menargetkan perbaikan pendidikan.

Semua anak di Jawa Barat harus sekolah minimal hingga jenjang SMA.

Dedi Mulyadi bahkan menegaskan sekolah negeri tak usah mengeluarkan biaya lagi.

"Bagi siswa tak mampu yang sekolah di sekolah swasta, dibayari sama pemerintah," ujarnya.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved