Kamis, 21 Mei 2026

Driver Ojol di Ciamis Terima THR, Keluhkan Potongan Aplikasi, Berharap Ada Kebijakan Lebih Baik

Sejumlah driver ojek online (ojol) di Kabupaten Ciamis telah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari pihak aplikator sebagai bentuk apresiasi.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Januar Pribadi Hamel
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
DRIVER OJOL CIAMIS - Tedi, salah satu driver ojol asal Ciamis yang mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan THR sebesar Rp255.000 dari Grab dan Rp50.000 dari ShopeeFood. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Sejumlah driver ojek online (ojol) di Kabupaten Ciamis telah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari pihak aplikator sebagai bentuk apresiasi terhadap mitra pengemudi.

Salah satu driver ojol, Tedi, mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan THR sebesar Rp255.000 dari Grab dan Rp50.000 dari ShopeeFood.

"THR ini lumayan membantu, masuk langsung ke saldo aplikasi dan bisa langsung dicairkan," ujar Tedi saat ditemui, Kamis (27/3/2025).

Ia juga menyadari bahwa besaran THR yang diterima setiap driver berbeda-beda, tergantung dari lama bergabung dan tingkat penyelesaian order.

Tedi menjelaskan bahwa dirinya baru bergabung menjadi driver Ojol selama 6 bulan.

Menurutnya, pengemudi yang sudah lama bergabung dan memiliki tingkat penyelesaian tinggi cenderung mendapatkan THR yang lebih besar.

Baca juga: Kata Pengamat Transportasi dan Ekonomi Soal BHR untuk Ojol, Berawal dari Desakan Pemerintah

"Ada yang dapat Rp500.000, bahkan sampai Rp800.000. Mungkin karena mereka sudah bertahun-tahun jadi driver," tambahnya.

Meski demikian, Tedi menyoroti potongan yang dikenakan oleh pihak aplikasi.

"Kalau harapan saya sih bukan di THR-nya, tapi lebih ke potongan dari aplikator ya kalau bisa lebih kecil lagi. Saat ini potongannya 20 persen, tapi kadang ada orderan yang potongannya lebih dari itu," ungkapnya.

Tedi sendiri saat ini hanya mengaktifkan aplikasi Grab dan Shopee untuk bekerja, sedangkan Maxim dan Indrive tidak digunakan karena keterbatasan perangkat.

"HP saya kurang mumpuni untuk terlalu banyak aplikasi jalan bersamaan, jadi saya fokus di Grab dan Shopee saja," jelasnya.

Para driver ojol berharap ke depan ada kebijakan yang lebih berpihak kepada mereka, terutama terkait besaran potongan komisi, sehingga pendapatan yang diterima lebih optimal.(*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved