Bantu Petani dengan Alat Pertanian, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Targetkan Swasembada Pangan
Pemerintah Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada sejumlah kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan TribunPriangam.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada sejumlah kelompok tani.
Hal ini dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung swasembada pangan.
Bantuan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 ini mencakup 3 unit traktor roda 4, 13 unit traktor roda 2, dan 48 unit handsprayer.
Melalui bantuan ini, para petani diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja di sektor pertanian, sehingga hasil panen lebih optimal.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan bahwa sektor pertanian mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.
Baca juga: SOSOK Achmad Maulana Syarif yang Dirumorkan Bikin Persib Kepincut, Ini Statistik Singkatnya
Hal ini terlihat dari kebijakan pemerintah yang tetap mempertahankan anggaran untuk sektor pertanian, meskipun berbagai kementerian mengalami efisiensi anggaran.
"Ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar serius dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kabupaten Ciamis memiliki potensi besar dengan tanah yang subur dan air yang melimpah. Kita harus memanfaatkan anugerah ini untuk meningkatkan produksi pertanian," ujar Herdiat usai menyerahkan bantuan di Aula Dinas Pertanian pada Senin (24/3/2025).
Herdiat menyebut saat ini Kabupaten Ciamis telah mencapai swasembada dalam berbagai sektor, termasuk beras, daging ayam, dan sayuran.
Namun bantuan alat pertanian ini diharapkan dapat semakin meningkatkan produktivitas petani, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain fokus pada sektor pertanian, Bupati Herdiat juga menyoroti pentingnya peningkatan investasi di Kabupaten Ciamis.
Ia mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah masih rendahnya minat investor untuk menanamkan modalnya di Ciamis.
"Saat ini, investasi di Ciamis masih tergolong kecil, hanya sekitar 2 hingga 3 persen investor yang bersedia berinvestasi di daerah kita. Ini menjadi tantangan yang harus kita pecahkan bersama agar perekonomian daerah semakin berkembang," ungkapnya.
Baca juga: LINK Live Streaming Timnas Indonesia vs Bahrain, Patrick Kluivert Janji Raih Kemenangan
Bupati juga mengingatkan agar para petani dapat menggunakan bantuan alat pertanian ini secara maksimal.
Pemanfaatan yang baik tidak hanya akan meningkatkan hasil panen, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar.
| Kemenkum Jabar Harmonisasikan 3 Raperbup Kabupaten Ciamis Tentang Pendapatan Daerah & Kompetensi ASN |
|
|---|
| Tiga Jemaah Calon Haji dari Ciamis Gagal Berangkat, Mendadak Stroke hingga Demensia |
|
|---|
| Kanwil Kemenkum Jabar Bahas Raperda Tentang Kependudukan dan Cadangan Pangan Kabupaten Ciamis |
|
|---|
| Polisi Sisir Wilayah Ciamis, Sasar 4 Titik Peredaran Miras, Ratusan Botol Disita |
|
|---|
| Bupati Herdiat Sebut 49 Koperasi Merah Putih di Ciamis Siap Beroperasi: Sisanya Masih Proses |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bupati-Ciamis-Herdiat-menaiki-kendaraan-bantuan-pertanian-Senin-2432025.jpg)