10 Tahun Hidup Sebatang Kara, Lansia di Ciamis Dapat Bantuan Rumah dan Sembako
Pidin, lansia yang hidup sebatang kara dan penuh keterbatasan di Dusun Sukapura. Ciamis, dapat bantuan rumah dan sembako.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Kemal Setia Permana
Ringkasan Berita:
- Pidin hidup sebatang kara dan penuh keterbatasan di rumah sederhana di Dusun Sukapura, Ciamis.
- Tubuhnya sudah renta. Langkahnya tak lagi kuat untuk berjalan seperti dulu.
- Sudah bertahun-tahun lansia tersebut mengalami kondisi sakit hingga tidak mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
- Kini Pidin mendapat bantuan rumah dan sembako dari Bupati Herdiat
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM. CIAMIS - Di sebuah rumah sederhana di Dusun Sukapura, Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Pidin (80) menjalani hari-harinya seorang diri dalam keterbatasan.
Tubuhnya sudah renta. Langkahnya tak lagi kuat untuk berjalan seperti dulu.
Sudah bertahun-tahun lansia tersebut mengalami kondisi sakit hingga tidak mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Di usia senjanya, ia hidup tanpa pendamping keluarga.
Satu-satunya anak yang dimilikinya dikabarkan berada di Lombok. Namun selama kurang lebih 10 tahun terakhir, tidak ada kabar maupun komunikasi yang diterima.
Dalam kesehariannya, kebutuhan makan Pidin banyak dibantu warga sekitar yang dengan sukarela bergotong royong membantu tetangganya itu bertahan hidup.
Baca juga: Selangkah Lagi Teja Paku Alam Cetak Rekor Baru Sebagai Kiper Terkuat di Liga Indonesia
Kondisi memprihatinkan tersebut akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan bantuan sembako, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menyalurkan bantuan untuk Pidin di tengah kondisi efisiensi dan keterbatasan anggaran daerah.
Bantuan tersebut disalurkan di kediaman Pidin di Dusun Sukapura, Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Selasa (12/5/2026).
Meski tidak diserahkan langsung oleh Bupati, bantuan itu membawa haru bagi Pidin.
Dengan suara pelan, ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan semua pihak yang sudah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi saya,” ujarnya haru.
Pemerintah desa bersama warga sebelumnya sempat berupaya mencari keberadaan keluarga Pidin.
Baca juga: Petugas Gabungan Gagalkan Niat Ayah yang Diduga Sekap Anak dan Mau Bakar Rumah di Sukawarna
Namun hingga kini, keberadaan anaknya belum diketahui dan tidak ada kontak yang dapat dihubungi.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Ciamis terhadap warga kurang mampu dan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus.
Semangat gotong royong warga yang selama ini membantu Pidin pun menjadi gambaran kuatnya kepedulian sosial masyarakat di pelosok Kabupaten Ciamis.(*)
| Longsor di Cihaurbeuti Ciamis Diperparah Pohon Tumbang, Bikin 2 Rumah Warga Tak Bisa Dihuni |
|
|---|
| Diguyur Hujan Deras, Longsor Terjang Dua Dusun di Cihaurbeuti Ciamis, Sejumlah Warga Mengungsi |
|
|---|
| Murid SD di Ciamis Panik Jarinya Bengkak, Minta Bantuan Damkar Lepas Cincin |
|
|---|
| MA Al Khoeriyah di Hujungtiwu Panjalu, Bebaskan Biaya Sekolah dan Gratis Baju Olah Raga hingga Batik |
|
|---|
| Bank Sampah Jalatrang Ciamis Ubah Sampah Jadi Rupiah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Potret-Pidin-warga-Dusun-Sukapura-Ciamis-yang-hidup-sebatang-kara.jpg)