Rabu, 8 April 2026

Dampak Cuaca Ekstrem di 5 Wilayah di Jabar, Cimahi dan Sumedang Senasib, Warga Diminta Waspada

BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat menganalisis dampak cuaca ekstrem pada Sabtu (15/3/2025) terjadi di lima wilayah di Jawa Barat

Dok. M Jujun, petugas Satpol PP Jatinangor
TERJANG BANJIR - Seorang warga menerjang banjir di satu wilayah di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (15/3/202). Banjir merendam lima desa.  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat menganalisis dampak cuaca ekstrem pada Sabtu (15/3/2025) terjadi di lima wilayah, yakni Bandung Barat (Cipatat dan Padalarang), Garut (Cikajang), Cimahi (Cigugur Tengah dan Cimahi Tengah), Sumedang (Cimanggung), dan Kota Cirebon (Harjamukti serta Lemahwungkuk).

Kepala Stasiun Klimatologi Jabar, Rakhmat Prasetia menjelaskan bahwa banjir yang terjadi di Bandung Barat disebabkan disebabkan hujan lebat mengakibatkan Kampung Guhamulya RT 1 RW 14, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat terendam. Kondisi itu pula terjadi di wilayay Padalarang lantara hujan lebat kemarin sore.

Kemudian, untuk wilayah Garut hujan yang terjadi kemarin mengakibatkan Jalan Raya yang menghubungkan Bayongbong, Cikajang Garut tak bisa dilalui untuk sementara, lantaran air meluap ke jalan.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Sebabkan Longsor Parah, Akses Jalan Antardesa Terputus di Tegalwaru Purwakarta

"Sementara itu, wilayah Cimahi itu lantaran luapan sungai di wilayah Cigugur Tengah dan Cimahi Tengah. Kondisi serupa yang melanda Cimanggung Sumedang di mana Sungai Cimande meluap sejak Kamis lalu. Ada empat wilayah desa di Cimanggung terendam berdasarkan data BPBD Sumedang," katanya, Minggu (16/3/2025).

Berdasarkan data hujan, lanjutnya, hujan sangat lebat terjadi di Cianjur, Garut, Cimahi, dan Sumedang, sedangkan hujan lebat terjadi di Cirebon. 

Rakhmat pun mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada sore hari, di mana terjadi pemanasan kuat antara pukul 10.00-14.00 WIB.

"Waspada pada potensi sambaran petir dengan berlindung di tempat tertutup, hindari pohon, tiang listrik, reklame, atau sesuatu yang tinggi lainnya yang dapat roboh saat terjadi angin kencang. Kami prakirakan tiga hari ke depan bisa potensi hujan ringan, sedang pada skala lokal, potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada skala lokal di sebagian wilayah Bandung Barat, Garut, Cimahi, Sumedang, dan Kota Cirebon," katanya.(*)

Baca juga: Nasib Nelayan Pemburu Lobster di Legokjawa Pangandaran, Tidak Bisa Melaut karena Cuaca Ekstrem

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved