Sosok Wanita yang Pasok Anak Usia 6 Tahun 'Pesanan' Kapolres Ngada, Dibayar Rp 3 Juta
F membawa anak berusia enam tahun orderan AKBP Fajar Widyadharma Lukman tersebut ke salah satu hotel di Kota Kupang.
TRIBUNJABAR.ID, KUPANG - Kasus pencabulan dan penyebaran video syur yang menyeret Kapolres Ngada, AKBP Fajar Diyadharma Lukman, masih jadi sorotan.
Kini, terungkap sosok yang jadi pemasok anak kecil yang dipesan Kapolres Ngada.
Kapolres Ngada terungkap melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur berusia 6 tahun.
Tak hanya itu, videonya melakukan tindak asusila pada anak kecil tersebut pun tersebar hingga 'go internasional' dan viral di Australia.
Baca juga: Awal Terungkapnya Aksi Keji Kapolres Ngada, Video Syurnya Cabuli Bocah Cilik Viral hingga Australia
Dirreskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi mengungkap sosok yang memenuhi orderan sang perwira polisi.
Wanita tersebut berinisial F.
F membawa anak berusia enam tahun orderan AKBP Fajar Widyadharma Lukman tersebut ke salah satu hotel di Kota Kupang.
Kamar hotel tersebut telah dipesan oleh AKBP Fajar Lukman.
Peristiwa ini terjadi pada Juni 2024 lalu.
"Yang bersangkutan mengorder anak tersebut melalui seseorang yang bernama F dan disanggupi oleh F untuk menghadirkan anak tersebut di hotel pada tanggal 11 Juni 2024," ujar Patar Silalahi saat konferensi pers di Polda NTT, Selasa (11/3/2025) sore. Patar Silalahi didampingi Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra
Patar Silalahi mengatakan, F dibayar Rp3 juta oleh AKBP Fajar Lukman karena sudah berhasil membawa anak.
Menurut Patar Silalahi, penyidik telah memeriksa sembilan saksi, termasuk F yang berperan sebagai pemasok anak di bawah umur.
"Sampai saat ini total sudah sembilan orang saksi yang sudah diperiksa," kata Patar Silalahi.
Baca juga: Jangan Coba-coba Lindungi, Pernyataan Keras DPR RI soal Kapolres Ngada Jual Video Porno Pelecehan
Terkait jumlah korban, Patar Silalahi menyebut hanya satu orang yakni seorang anak berusia enam tahun.
Sementara mengenai video yang disebut disebar ke situs porno Australia, Patar Silalahi mengaku hanya menerima soft copy dari Hubinter Polri.
| Viral Aksi Mahasiswa Lakukan Hal Tak Senonoh di Kosan Mahasiswi, UPI Beri Tanggapan |
|
|---|
| Polisi Buru Roup, Tersangka Pencabulan Anak di Majalengka yang Viral Usai Curhatan Ibu Korban |
|
|---|
| Siasat Ayah Korban Jebak Predator Anak di Watubelah Cirebon, Andi Tak Berkutik Saat Diringkus Polisi |
|
|---|
| Siswi SMA di Cirebon Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual oleh Sesama Pelajar, Diancam Sebar Foto |
|
|---|
| Update Kasus Video Syur Lisa Mariana, Sejumlah Fakta Baru Terungkap, Tak Sadar saat Video Diambil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kapolres-Ngada-Cabul.jpg)