Jumat, 22 Mei 2026

8 Hujan Meteor dan Parade Planet Bakal Penuhi Fenomena Langit Indonesia Tahun 2025 Ini

Tahun 2025 langit Indonesia diprediksi bakal lebih berwarna. Hal ini ditandai dengan berbagai kejadian benda angkasa.

Tayang:
forbes
Ilustrasi Planetary Alignment atau planet berjajar. 

TRIBUNJABAR.ID - Tahun 2025 langit Indonesia diprediksi bakal lebih berwarna.

Hal ini ditandai dengan berbagai kejadian benda angkasa yang akan menghiasi langit Tanah Air. 

Diprediksi fenomena ini akan diawali dengan parade planet sekitar tanggal 20 Januari 2025.

Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Gerhana Puan Nandra Putri, meyebut parade planet di Januari 2025 akan memperlihatkan fenomena ketika lima planet terdekat dari Bumi, yaitu planet Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus dapat diamati secara bersamaan dalam satu malam.

Baca juga: Klub Erik Thohir-Anindya Bakrie Kian Dekat Gaet Calon Bintang Baru Naturalisasi dari FC Utrecht

"Namun, hanya empat planet yang dapat dilihat dengan mata telanjang, yaitu Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus,” ujar Gerhana Puan dalam Talkshow DOFIDA (Dialog, Obrolan Fakta Ilmiah Populer dalam Sains Antariksa) edisi ke-11 dengan topik: “Intip Fenomena Astronomi 2025" di kanal youtube BRIN Indonesia, dikutip, Rabu(1/1/2025).

Setelah parade planet para pecinta astronomi bakal disuguhkan dengan kemunculan fenomena gerhana bulan total pada 7 September 2025. Peristiwa ini dimulai pukul 22.28 WIB hingga 8 September pukul 03.55 WIB.

Kemudian ada Okultasi Bintang Beta Tauri pada 11 Oktober 2025. Sementara itu, gerhana bulan total pada 13-14 Maret 2025 dan gerhana matahari sebagian pada 29 Maret 2025 hanya dapat disaksikan di Eropa, Amerika, dan Arktik.

Selain itu, Puan juga menjelaskan bahwa ada fenomena menarik yang biasanya ditunggu masyarakat, yaitu hujan meteor. Hujan meteor merupakan peristiwa tahunan yang terjadi pada waktu yang kurang lebih sama. Hujan meteor ini disebabkan oleh debu sisa komet dan asteroid yang berada pada orbit Bumi. 

Baca juga: Mabuk dan Ugal-ugalan di Malam Tahun Baru, Sejumlah Remaja Diamankan Tim Gabungan di Pangandaran

“Jadi jika Bumi melewati lokasi tempat debu tadi berada maka hujan meteor akan terjadi, pada waktu yang sama setiap tahunnya,” ujar Puan.

Puan juga menguraikan hujan meteor yang akan terjadi di tahun 2025.

Di antaranya:

  1. Hujan meteor Quadrantids, dapat terlihat sekitar akhir Desember hingga tengah Januari;
  2. Hujan meteor Lyrids, dapat terlihat pada pertengahan bulan April;
  3. Hujan meteor Eta Aquarids, dapat terlihat pada pertengahan April hingga Mei;
  4. Hujan meteor Perseids, dapat terlihat pada pertengahan Juli hingga akhir Agustus;
  5. Hujan meteor Draconids, dapat terlihat pada bulan Oktober;
  6. Hujan meteor Orionids, dapat terlihat pada bulan Oktober;
  7. Hujan meteor Leonids, dapat terlihat pada bulan November;
  8. Hujan meteor Geminids, terlihat pada bulan Desember.

Fenomena astronomi yang terjadi pada tahun 2025 dapat diamati dengan dua cara secara langsung dengan mata telanjang atau menggunakan alat bantu seperti teleskop dan kamera. Beberapa fenomena yang dapat disaksikan tanpa alat khusus, asalkan langit cerah dan bebas dari awan, antara lain hujan meteor, parade planet, dan gerhana bulan total.

Penggunaan peta bintang baik dalam bentuk aplikasi ponsel maupun manual akan sangat membantu pengamat dalam menemukan posisi planet atau hujan meteor di langit. Sementara itu, fenomena yang membutuhkan teleskop dan kamera, seperti okultasi bintang, memerlukan peralatan lebih canggih untuk dapat diamati dengan jelas.

Para peneliti di Pusat Riset Antariksa sudah melakukan penelitian terkait gerhana Matahari, pengaruh fase bulan pada pasang surut di Bumi, dan melakukan pengamatan terkait okultasi berkolaborasi dengan pihak internal maupun eksternal. Riset antariksa juga bisa diikuti oleh mahasiswa magang dan tugas akhir melalui skema-skema yang sudah disediakan oleh BRIN yaitu asisten riset, bimbingan tugas akhir dan program kuliah lapangan.

“Semoga dengan sharing informasi kali ini bisa memicu rasa ingin tahu teman-teman mengenai fenomena astronomi dan keilmuan astronomi secara umum. Sekali-sekali, cobalah melihat ke langit di malam hari, dimana banyak sekali benda menakjubkan yang dapat dinikmati keindahannya dan juga digali kekayaan pengetahuannya,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tahun 2025 Banyak Fenomena Benda Langit Muncul di Indonesia, Okultasi Bintang Hingga Parade Planet 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved