DBD Bakal Meningkat pada Musim Penghujan, Dinkes Bandung Barat Minta Warga Waspada

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Kasus DBD diprediksi akan meningkat.

NET
Nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah. 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Kasus DBD diprediksi akan meningkat saat musim penghujan.

Berdasarkan rekapitulasi Dinkes Bandung Barat, ada 3.474 penderita DBD sepanjang bulan Januari hingga November 2024. Dari jumlah tersebut, sebaran kasus banyak terjadi di bulan Januari hingga April 2024.

Rinciannya, ada 501 kasus di bulan Januari, 528 kasus di bulan Februari, 502 kasus di bulan Maret, dan 479 kasus di bulan April.

Baca juga: Kasus DBD di Kota Bandung Melonjak, Angka Kematian Naik Lebih dari 3 Kali Lipat

Dari Januari hingga November 2024, ada 18 kematian akibat DBD yang tercatat di Dinkes Bandung Barat.

"Musim hujan biasanya jadi faktor utama DBD, jadi sekarang hujan meningkat, dan biasanya dan memang musim hujan itu cenderung meningkat," kata Kadinkes Bandung Barat, Ridwan Abdullah Putra, Kamis (5/12/2024).

Ridwan mengungkapkan, peningkatan kasus DBD sudah mulai terlihat di bulan Desember. Data hingga 3 Desember 2024, sudah ada 7 kasus DBD yang dilaporkan ke Dinkes Bandung Barat.

"Satu dua hari ini memang memang terjadi peningkatan, terbaru laporan yang masuk itu dari daerah Saguling ada 7 kasus DBD," ungkapnya.

Baca juga: DBD Melonjak di Cirebon, Ada 1.687 Kasus, Dinkes: Jangan Tunggu Nyamuk Berkembang Biak!

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menjaga kebersihan lingkungan untuk menekan ruang perkembanganbiakan nyamuk Aedes Aegypti.

"Imbauan kita yang paling utama itu adalah PHBS, jaga kebersihan lingkungan dengan 3 M. Fogging itu alternatif, saat kejadian masif dan kejadian luar biasa," katanya. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved