Dosen dan Mahasiswa Keperawatan UBK Melaksanakan Pengmas Kesiapsiagaan Bencana Gempa
TRIBUNJABAR.ID - Gempa bumi merupakan salah satu bencana yang menimbulkan banyak kerusakan gedung dan bangunan, mulai dari gedung pelayanan publik hin
Dosen dan Mahasiswa Keperawatan UBK Melaksanakan Pengmas Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Gempa Pada Siswa SDN 052 Cisaranten Wetan
TRIBUNJABAR.ID - Gempa bumi merupakan salah satu bencana yang menimbulkan banyak kerusakan gedung dan bangunan, mulai dari gedung pelayanan publik hingga bangunan pelayanan dasar seperti sekolah dan juga fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, posyandu, dan pustu.
Wilayah Gedebage, yang menjadi lokasi SDN 052 Cisaranten Wetan, berada dekat dengan Sesar Lembang, salah satu jalur patahan aktif yang membentang di Jawa Barat. Posisi geografis ini menempatkan wilayah tersebut pada risiko tinggi terhadap bencana alam, khususnya gempa bumi.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen dan Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana, merupakan salah satu kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi yang rutin dilakukan setiap tahunnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kebermanfaatan keberadaan perguruan tinggi bagi Masyarakat. Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di SDN 052 Cisaranten Wetan Kota Bandung. Sejak awal diskusi dengan Ketua UKS Ibu Santi, beliau sangat antusias dan menyambut baik dilaksanakan PKM di sekolahnya terkait Kesiapsiagaan Siswa dalam Menghadapi Bencana Gempa.
Wawasan ini diperlukan karena akhir-akhir ini gempa sering terjadi di Kota Bandung pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung. Harapannuya dengan adanya PKM ini ketika terjadi gempa para siswa tidak panik dan mengurangi resiko terjadi cedera bahkan dapat mengancam keselamatan jiwanya.
Kelompok 21 merupakan kelompok yang mendapatkan tugas dari Universitas Bhakti Kencana untuk melaksanakan PKM sesuai dengan bidang keilmuannya, yaitu Ilmu Keperawatan. Kelompok 21 terdiri dari lima orang dosen dari Fakultas Keperawatan yang diketuai oleh Haerul Imam, S.Kep. Ners., MNS. dan empat anggotanya yaitu: Anggi Jamiyanti, S.Kep. Ners., M.Kep., Denni Fransiska Helena, S.Kp., M.Kep., Susan Irawan, S.Kep. Ners., MAN. dan Sri Mulyati Rahayu, SKp. MKes., serta melibatkan mahasiswa dalam kegiatan PKM.
Kegiatan PKM yang dilakukan oleh kelompok 21 dilaksanakan tanggal 29 November 2024. Kegiatan PKM yang dilakukan adalah memberikan edukasi tentang Kesiapsiagaan Siswa dalam Menghadapi Bencana Gempa Dan Perawatan Luka Pada Kondisi Cidera SDN 052 Cisaranten Wetan Kota Bandung.
Materi ini berisi tentang kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana, yaitu dengan SIAP. SIAP memiliki arti Segera berlindung di bawah meja ketika terjadi gempa, Ikuti petunjuk orang dewasa dan tetap tenang, Amankan diri dari benda yang jatuh dan gunakan tas untuk melindungi kepala, Pergi ke tempat terbuka setelah gempa berhenti.
Setelah pemberian edukasi dilanjutkan dengan simulasi saat terjadi gempa, dengan sebelumnya siswa harus mengikuti jalur evakuasi yang telah disispakan oleh kelompok 21. Materi selanjutnya adalah tentang perawatan luka dan balut bidai yang akan diberikan khusus untuk dokter cilik yang telah terbentuk di SDN 052 Cisaranten Wetan Kota Bandung.
Sebelum diberikan materi dan simulasi, para siswa diminta untuk mengisi kuisioner terkait materi yang akan diberikan, dilanjutkan dengan pemberian materi dan simulasi, dan terakhir diminta kembali mengisi kuisioner setelah edukasi dan demontrasi.
Siswa yang hadir dalam kegiatan PKM dosen dan mahasiswa Universitas Bhakti Kencana dalam mengikuti edukasi dan simulasi tampak antusias. menurut para siswa, belum pernah mendapatkan penjelasan tentang kesiapsiagaan bencana gempa, Pada saat edukasi dan simulasi para siswa tampak antusias dengan banyak yang bertanya dan dapat menjawab jika diberi pertanyaan oleh pemateri.
Dengan memahami Kesiapsiagaan Siswa dalam Menghadapi Bencana Gempa di SDN 052 Cisaranten Wetan, maka siswa mengetahui hal yang harus dilakukan saat terjadi gempa dan jalur evakuasi serta tempat untuk titik kumpul yang aman untuk siswa, sehingga dapat mengurangi jumlah korban jiwa akibat adanya bencana gempa. Hal ini bermanfaat juga bagi ketua UKS dan Guru dalam menyelamatkan siswa saat terjadi gempa.
| Waspada Cuaca Ekstrem April 2026: BMKG Catat 2 Juta Sambaran Petir dan 111 Gempa di Jawa Barat |
|
|---|
| Pakar ITB: Karakter Gempa Bumi Sulawesi Utara Berbeda dengan Megathrust Selatan Jawa |
|
|---|
| Tsunami Guncang Bitung, Warga Pesisir Pangandaran Diminta Waspada Gempa Megathrust |
|
|---|
| Gempa Guncang Sukabumi dan Bandung dalam Satu Malam, Kedalaman Gempa Dangkal |
|
|---|
| Gempa Bumi M 3,0 Guncang Sumedang Pagi Tadi, Dirasakan di Sejumlah Kecamatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/1Gambar-PKM-Dosen-dan-Mahasiswa-Universitas-Bhakti-Kencana-Kelompok-21.jpg)