Tips Menghadapi Pensiun agar Terhindar dari Gangguan Mental, Salah Satunya Temukan Tujuan Baru
Masa pensiun merupakan salah satu fase transisi kehidupan di mana seseorang harus menghadapi perubahan yang signifikan dalam hidupnya.
Kedua, perkuat ikatan sosial dan keluarga.
Hilangnya koneksi sosial berpotensi menimbulkan rasa kesepian dan sulitnya bersosialisasi serta dapat meningkatkan risiko depresi dan kecemasan.
Perasaan ini bisa dicegah dengan mengambil inisiatif untuk memperkuat ikatan dengan keluarga dan ikatan sosial seperti bergabung dengan komunitas-komunitas tertentu.
Di masa pensiun ini, manfaatkan waktu yang dimiliki dengan menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, dan kegiatan-kegiatan sosial di lingkungan sekitar untuk menjaga produktivitas dan dan sisi sosial.
Ketiga, mempersiapkan diri sedari jauh-jauh hari
Kondisi finansial juga erat kaitannya dengan kesehatan jiwa dan raga. Hal ini menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan untuk menikmati masa pensiun dengan maksimal dan melanjutkan hidup kedepannya.
(*)
Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
| Kolaborasi bank bjb dan Perumda BPR Kuningan Perkuat Perencanaan Dana Pensiun Pegawai |
|
|---|
| 75 Ribu Siswa Kota Bandung Alami Stres dan Depresi Berat, Diketahui Setelah Cek Kesehatan Gratis |
|
|---|
| Kabar dari BMKG, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Mundur, Tetap Jaga Komitmen Beri Edukasi Kegempaan |
|
|---|
| Dari Persiapan hingga Kemandirian, bank bjb Hadirkan Solusi Pensiun Produktif |
|
|---|
| Kolaborasi bank bjb dan LPK Dorong Perencanaan Pensiun Sejak Dini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-pensiun.jpg)