Pilkada Cianjur
Langkah Bawaslu Cianjur soal Dugaan Cabup Nomor Urut 2 Lakukan Kampanye di SD Trikarya Cipanas
Bawaslu Kabupaten Cianjur segera mendalami dugaan pelaranggan kampanye yang dilakukan pasangan calon (paslon) nomor urut 2 di SDN Trikarya, Cipanas.
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
Laporan Kontributor Tribun Jabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur segera mendalami dugaan pelaranggan kampanye yang dilakukan pasangan calon (paslon) nomor urut 2 di SDN Trikarya, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin Bawaslu Cianjur, Yana Sopyan, mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi tersebut dan sudah berkoordinasi dengan Panwaslu Kecamatan Cipanas.
"Untuk pendalamannya, kita sudah berkoordinasi dengan Panwaslu Cipanas untuk segera melakukan pendalaman terkait adanya informasi itu," kata Yana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (29/9/2024).
Pada tahapan kampanye Pilkada 2024, lanjut dia, telah diatur sesuai dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2024.
Baca juga: Beredar Foto Cabup Nomor Urut 2 Wahyu Kampanye di SDN Trikarya Cipanas Cianjur, Ini Kata Jubirnya
"Sehingga setiap kontestan dalam Pilkada Cianjur 2024 ini tentunya harus mematuhi sistem atau peraturan regulasi yang berlaku," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, beredar foto cabup nomor urut 2, Mohammad Wahyu Ferdian, diduga melakukan kampanye di SDN Trikarya, Cipanas, Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan foto yang beredar, cabup yang diusung Gerindra, Nasdem, PSI, dan Ummat tersebut yang tergabung dalam koalisi Cianjur Era Baru tengah menyampaikan sambutan di depan sejumlah murid dan beberapa tenaga pengajar di SD tersebut, Sabtu (28/9/2024).
Juru Bicara Koalisi Cianjur Era Baru, M Toha, mengatakan, pihaknya akan segera mengecek terkait beredarnya foto tersebut dan memastikan kejadian sebenarnya yang terjadi di lapangan.
Baca juga: Pilkada Cianjur 2024, Pengamat Bilang Herman Suherman Punya Modal Besar untuk Menangkan Pertarungan
"Terkadangkan situasi di lapangan ada situsi berbeda, tidak sesuai apa yang diopinikan yang sekarang berkembang," kata Toha saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu.
Dia mengaku belum menerima laporan dari tim lainnya terkait Wahyu-Ramzi yang mendatangi sekolah dasar tersebut. Sehingga dirinya akan mencoba koordinasi dengan tim lain. (*)
| Pilkada Cianjur, KPU Masih Tunggu Keputusan MK untuk Tentukan Pemenang |
|
|---|
| Hasil Rekapitulasi Pilkada Cianjur, Selisih Suara Wahyu-Ramzi dan Herman-Ibang Sebanyak 24.547 |
|
|---|
| Pilkada Cianjur, Pasangan Herman-Ibang Rekomendasikan Penghitungan Suara Ulang di 2 Kecamatan |
|
|---|
| Angka Partisipasi pada Pilkada Cianjur Turun, Ketua KPU Ungkap Beberapa Penyebabnya |
|
|---|
| Pasangan Herman-Ibang pada Pilkada Cianjur Klaim Temukan Pelanggaran Saat Pleno di Kecamatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pilkada-Cianjur-Mohammad-Wahyu-Ferdian-saat-memberikan-sambutan-di-SDN-Trikarya.jpg)