Rabu, 13 Mei 2026

Gempa Kabupaten Bandung

BNPB Teliti Sesar Baru di Pasirwangi, Diduga Penyebab Gempa Mag 4.9 yang Gguncang Bandung dan Garut

Keberadaan sesar tersebut saat ini sedang diteliti oleh ahli,  kemungkinan sesar baru tersebut akan diberi nama sesuai kawasannya. 

Tayang:
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Warga melintas di sisi rumah yang ambruk akibat gempa bumi di Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/9/2024). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meneliti soal kemungkinan munculnya sesar baru penyebab gempa di Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Sebelumnya gempa berkekuatan Magnitudo 4,9 yang terjadi di Pasirwangi Garut disebutkan akibat sesar Garut Selatan (Garsela), namun setelah diteliti gempa tersebut bukan dipicu oleh sesar tersebut. 

"Pas gempa ini sesarnya sesar baru, bukan sesar yang sudah diketahui sebelumnya," ujar Kepala BNPB Suharyanto saat mengunjungi lokasi gempa di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Kamis (19/9/2024) sore. 

Ia menuturkan keberadaan sesar tersebut saat ini sedang diteliti oleh ahli,  kemungkinan sesar baru tersebut akan diberi nama sesuai kawasannya. 

Misalnya, di Cugenang Kabupaten Cianjur terdapat sesar baru dinamai Sesar Cugenang. Sesar baru yang muncul dan jadi penyebab gempa  Bandung dan Garut itu juga kemungkinan bisa diberi nama Sesar Pasirwangi

"Seperti di Cianjur, Cianjur itu sesar baru, di Kampung Cugenang yang paling parah. Makanya langsung dinamai Sesar Cugenang, nanti mungkin ini dikasih nama Sesar Pasirwangi," ungkapnya. 

Baca juga: Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto Sebut Gempa Bumi Bandung Berasal dari Sesar yang Belum Terpetakan

Suharyanto menjelaskan, berdasarkan data bahwa jumlah sesar di Indonesia saat ini tercatat sebanyak 272 termasuk di Kabupaten Garut

Keberadaan sesar yang  jadi pemicu gempa bumi itu ungkapnya, harus menjadi perhatian khusus semua pihak agar tetap waspada. 

"Kalau gempa bumi itu bukan gempanya yang membunuh, tapi bangunan yang menimpa orang, sehingga kalau ada gempa bumi harus lari ke tempat terbuka," ujarnya. 

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved