TKW Asal Cianjur yang Meninggal di Dubai Diduga Tak Cuma Dianiaya Majikannya, Tapi Juga Agensinya
Ati Rohayati (56) diduga tak cuma disiksa majikannya di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Ati Rohayati (56) diduga tak cuma disiksa majikannya di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Ati merupakan tenaga kerja wanita (TKW) asal Kampung Sukamahi, Desa Sukamanah, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, yang meninggal dunia di Dubai.
Ibu tiga anak tersebut juga sering mendapatkan tindak kekerasan dari seorang agensi yang masih warga negara Indonesia (WNI).
Adik Ati Rohayati, Nurhayati (50) menjelaskan, kakaknya tersebut sudah bekerja sebagai TKW di Dubai, UEA, selama enam bulan. Namun sempat mengeluhkan sering disiksa sang majikan pada Mei 2024.
"Semenjak itu, kami sekeluarga tidak mendapatkan informasi terkait keberadaan kakak saya itu. Akhirnya saya memutuskan untuk mencari-cari kebeberapa pihak yang ada di Dubai," kata Nurhayari kepada wartawan, Minggu (18/8/2024).
Keluarga kemudian mengetahui keberadaan Ati sudah berada di satu agensi di Dubai setelah dua bulan pencarian.
Baca juga: Modus Bapak Jahat di Cianjur Rudapaksa Anak Tiri, Minta Bawakan Kopi ke Kamar, Korban Kini Hamil
"Saat berada di tempat penampungan agensi milik Nurhayati (51) WNI asal Bandung, kakak saya melalui telepon genggam milik temannya sering menghubungi keluarga di Cianjur. Namun kondisinya sangat memprihatinkan karena tubuhnya kurus kering dan terdapat beberapa luka di bagia wajah," katanya.
Menurut dia, kakaknya tersebut tidak hanya mendapatkan tindak kekerasan dari sang majikan. Namun ketika selama tinggal di penampungan agensi, Ati sering mendapatkan tidak kekerasan dari pemilik agensi asal Indoenesia.
"Terakhir kami mendapatkan video call dari kakak saya sebelum meninggal pada 15 Juli. Bahkan saat itu kondisinya juga sudah linglung, sering memukul kepala. Bahkan sempat mengirimkan foto telanjang karena kepanasan dan ingin pulang, bahkan kondisinya sangat kurus," katanya.
Ia mengatakan, pemilik agensi di Dubai yang diduga sering menyiksa Ati tersebut merupakan Nurhayati asal Bandung yang menikah dengan warga Dubai.
Baca juga: Mata Ati Sering Dicolok Majikan, TKW Asal Mande Cianjur Meninggal di Dubai UEA
"Pemilik agensi itu memang sudah terkenal cukup galak, dan sering menyiksa para TKW asal Indenesia. Tapi ketika kakak saya meninggal, Nurhayati pemilik agensi itu tidak mengakui perbuatanya, malah menyalahkan majikan kakak saya," ucapnya.
Nurhayati menyebutkan, Ati Rohayati meninggal dunia hanya mendapatkan asuransi kepulang jenazah ke Indonesia dan peti mati.
"Karena tidak mau disalahkan, Nurhayati berusaha kepada KJRI dan pihak setempat agar memulangkan almarhum kakak saya ke Indonesia," katanya.
Selain, itu dia mengatakan, terkait dengan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap Ati Rohayati, satu orang terduga pelaku telah diamankan Satreskrim Polres Cianjur. (*)
| Jadwal KA Siliwangi Sukabumi-Cipatat Hari Ini Dibatalkan, Buntut Longsor di Petak Cibeber–Lampegan |
|
|---|
| Atasi Hiperregulasi, Kemenkum Jabar Perkuat Kapasitas Aparatur Cianjur dalam Evaluasi Produk Hukum |
|
|---|
| Viral Video Siswa SD di Cianjur Bertaruh Nyawa Berseluncur di Jembatan Rusak |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Rencanakan Bangun Jalan Idola Integrasikan Bekasi-Bogor- Cianjur Jadi Proyek Prioritas |
|
|---|
| HUT ke-57, Bank Mega dan CT ARSA Foundation Hadirkan Layanan Pemeriksaan Gigi Gratis bagi Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Jenazah-Ati-Rohayati-dalam-peti-Kecamatan-Mande-Kabupaten-Cianjur.jpg)