Viral Video Duel Gladiator Pelajar di Cianjur, Polisi Jemput Paksa 7 Remaja SMP-SMA
Viral video duel bak gladiator antarpelajar SMP dan SMA di Sindangbarang, Cianjur, 21 Januari 2026. Polisi amankan 7 pelaku di bawah umur.
Ringkasan Berita:
- Video Viral: Aksi duel "gladiator" antarpelajar berdurasi 49 detik viral di media sosial dan pesan berantai.
- Identitas Pelaku: Melibatkan siswa SMA swasta (Sindangbarang) dan SMP negeri (Cibinong) yang masih di bawah umur.
- Penyebab: Dipicu tantangan antarindividu yang kemudian disepakati menjadi duel terbuka di Kecamatan Sindangbarang.
- Tindakan Polisi: Tujuh orang telah teridentifikasi; polisi segera memanggil pihak sekolah dan orang tua untuk penanganan hukum.
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video kekerasan antarpelajar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Dalam rekaman berdurasi 49 detik tersebut, sejumlah remaja terlihat melakukan duel satu lawan satu layaknya pertarungan gladiator di sebuah lapangan terbuka.
Insiden memprihatinkan ini diketahui terjadi di Kampung Sedekan, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, pada Sabtu (17/1/2026) malam.
Modus Duel Satu Lawan Satu dan Instruksi Terencana
Dalam video yang beredar, terdengar suara seseorang yang bertindak sebagai pemandu atau instruktur perkelahian.
Duel tersebut berakhir setelah salah satu pelajar tersungkur tak berdaya di tanah.
Baca juga: Viral Video 45 Detik Dua Kelompok Siswa SMP Duel Gladiator di Bogor, Terungkap Lokasi Kejadiannya
Tak hanya duel tunggal, di akhir video juga muncul protes karena terjadi ketidakseimbangan jumlah petarung, yakni dua lawan satu.
Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi, mengonfirmasi kebenaran video tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penanganan serius.
"Hari ini para pelaku kami jemput untuk dikumpulkan. Semuanya masih di bawah umur," ungkap Dadang, Rabu (21/1/2026).
Melibatkan Pelajar SMP dan SMA dari Dua Kecamatan
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, duel ini melibatkan siswa dari dua sekolah berbeda, yakni sebuah SMA swasta di Sindangbarang dan SMP negeri dari Kecamatan Cibinong.
Hingga saat ini, pihak kepolisian baru mengidentifikasi tujuh orang yang terlibat langsung dalam aksi tersebut.
"Identitas tujuh orang sudah kami kantongi, sisanya masih dalam tahap penyelidikan (lidik)," tambahnya.
Dipicu Tantangan di Media Sosial
Diceritakan Dadang, aksi nekat ini bermula dari tantangan yang dikirimkan seorang pelajar kepada siswa sekolah lain.
Meski awalnya sempat diabaikan, kedua belah pihak akhirnya sepakat bertemu di lokasi kejadian untuk berduel secara terbuka.
Pelajar dari Cibinong bahkan sengaja datang ke lokasi menggunakan sepeda motor demi memenuhi tantangan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Polsek Sindangbarang akan memanggil seluruh pihak terkait untuk memberikan efek jera.
- Para Pelaku: Untuk pembinaan dan pemeriksaan.
- Orang Tua: Untuk pengawasan lebih lanjut.
- Pihak Sekolah: Guna evaluasi kedisiplinan siswa.
(*)
Sumber: Kompas
| Puluhan Rumah di Sindangbarang Cianjur Terendam Banjir, Motor hingga Perabot Terbawa Arus |
|
|---|
| Heboh Kades & Warga di Buleleng Berkelahi saat Ukur Tanah, Saling Lapor Polisi, Bupati Turun Tangan |
|
|---|
| Kelompok Remaja Putri Berkelahi yang Viral di Indramayu, Dimediasi Polisi dan 4 Pemerintahan Desa |
|
|---|
| Viral 2 Remaja Putri Berkelahi di Tanggul Sungai Cimanuk Indramayu, Berawal Saling Ejek di Facebook |
|
|---|
| Angin Kencang Terjang Sindangbarang Cianjur sebabkan Pohon Tumbang, Rumah Warga Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/perkelahian-gladiator-subang-1511.jpg)