Pilkada Pangandaran 2024: Ini Pesan Adian Napitupulu Buat Citra Pitriyami dan Ino Darsono

Seusai Citra Pitriyami resmi menjadi Bacabup, keduanya bertemu dengan Adian Napitupulu Tim Nasional Pilkada dari PDI Perjuangan di Jakarta, Jumat.

Penulis: Padna | Editor: Januar Pribadi Hamel
Istimewa
Calon bupati dan wakil bupati Pangandaran Citra Pitriyami dan Ino Darsono bertemu dengan politikus PDIP Adian Napitupulu. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Seusai Citra Pitriyami resmi menjadi Bacabup, keduanya bertemu dengan Adian Napitupulu Tim Nasional Pilkada dari PDI Perjuangan di Jakarta, Jumat (2/8/2024).

Saat bertemu, Adian menyampaikan tiga pesan penting untuk pasangan bakal calon kepala daerah Citra Pitriyami dan Ino Darsono.

Ini pesan politikus PDI Perjuangan tersebut: Pangandaran wajib menang dengan bekal 16 kursi di DPRD.

Baca juga: Krisdayanti Mengaku Sudah Punya Calon Wakil Wali Kota untuk Maju di Pilkada Kota Batu, Siapa Dia?

Kemudian PDI Perjuangan sangat mendukung dengan majunya Citra Pitriyami sebagai bakal calon bupati dan jadi simbol perjuangan demokrasi.

Adian Napitupulu mengangatkan kepada pasangan calon untuk tetap mendampingi rakyat dan perhatikan hak rakyat.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pangandaran Riki Zulfikri mengatakan, Citra Pitriyami merupakan kader perempuan yang diusulkan menjadi Bacabup Pangandaran didampingi Ino Darsono sebagai bakal calon Bupati.

"Sosok Hj. Citra Pitriyami yang saat ini berpasangan dengan H. Ino Darsono pada Pilkada 2024 sebagai langkah tindak lanjut perjuangan perempuan untuk mendapatkan hak politik," ujar Riki kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Senin (5/8/2024) pagi

Baca juga: Seloroh Dede Muharam, Berharap Bisa Berjodoh dengan Ivan Dicksan di PIlkada Tasimlaya 2024

Menurutnya, perjuangan perempuan dimulai sejak era Kartini yang dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan.

"Tentu, perempuan dalam politik menjadi simbol utama perjuangan untuk kesetaraan gender," katanya.

Kehadiran perempuan di parlemen pemerintahan dan lembaga politik menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang sama dengan laki-laki untuk memimpin dan mengambil keputusan penting.

"Kiprah perempuan dalam politik juga memastikan bahwa isu yang khusus berdampak pada perempuan, seperti kesehatan reproduksi, kekerasan berbasis gender dan hak keluarga, mendapatkan perhatian," ucap Riki. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved