Aep Nurdin DPRD Jabar, Bocorkan Manfaat Perda Perlindungan Anak yang Sedang Disosialisasikan
Anggota Komisi 3 DPRD Jabar, Aep Nurdin sosialisasi Perda (sosperda) tentang perlindungan anak kepada sejumlah masyarakat.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota Komisi 3 DPRD Jabar, Aep Nurdin menyebut adanya Perda tentang perlindungan anak yang terus disosialisasikan kepada semua kalangan masyarakat sangat bermanfaat.
Menurut Aep, dengan adanya Perda tersebut anak-anak yang akan menjadi generasi emas dan bisa menjadi aset masa depan bisa dicegah untuk memiliki persoalan di masa kecilnya.
"Jangan sampai mereka memiliki kesulitan-kesulitan saat sudah dewasa," ujar Aep.
Di sisi lain, Aep menyoroti banyaknya anak-anak yang sudah harus mencari uang di setiap lampu merah seperti mengamen, mengemis, dan lain-lain sehingga kondisi ini juga harus mendapat perhatian serius.
"Seharusnya Dinas Sosial harus menyelesaikan masalah itu termasuk anak-anak terlantar yang ada di jalanan," katanya.
Baca juga: Sosperda Tentang Perlindungan Anak, Aep Nurdin Komisi 3 DPRD Jabar: Tidak Boleh Ada Kekerasan
Menurutnya, kondisi itu terjadi karena orangtuanya memiliki masalah ekonomi, sehingga terkait hal tersebut harus ada perhatian dari pemerintah daerah.
"Kalau dari Pemprov sebetulnya sudah ada panti sosial untuk menampung anak-anak terlantar yang membutuhkan bantuan," ucap Aep.
Sementara anggota Komisi 3 DPRD Jabar melakukan sosialisasi Perda (sosperda) tentang perlindungan anak kepada sejumlah masyarakat supaya anak-anak bisa mendapat perhatian serius.
Aep mengatakan, sosperda tentang perlindungan anak itu sangat penting karena anak-anak merupakan komunitas yang paling rentan dan termasuk generasi emas bagi masa depan Indonesia.
"Otomatis harus dilindungi, tapi di Jawa Barat sudah ada Perda perlindungan anak ini sehingga tidak boleh lagi ada kekerasan terhadap anak," ujar Aep.
| Wacana Jalan Berbayar Berpotensi Picu Pro dan Kontra, Uden: Perlu Uji Publik Sebelum Diterapkan |
|
|---|
| Uden Dida Efendi Sebut Wacana Jalan Berbayar Butuh Kajian Matang |
|
|---|
| Tetep Abdulatip Soroti Pertumbuhan Ekonomi Jabar 5,79 Persen: Harus Diuji Dampaknya ke Masyarakat |
|
|---|
| DPRD Jabar Minta Milangkala Tatar Sunda Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat |
|
|---|
| Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar Tanggapi Soal Wacana Jalan Provinsi Berbayar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/foto-aep-nurdin-adikarya-parlemen.jpg)