Rabu, 13 Mei 2026

Honda Safety Generation Edukasi 1.000 Peserta di SMAN 11 Bandung

Kegiatan edukasi keselamatan berkendara Honda Safety Generation 2026 mendapat sambutan positif dari SMAN 11 Bandung

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok Tribun Jabar
HONDA - Semarak Honda Safety Generation di SMAN 11 Bandung. 
Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak sekitar 1.000 siswa dan guru mengikuti kegiatan Honda Safety Generation 2026.
Kegiatan ini digagas PT Daya Adicipta Motora (DAM) bersama Tribun Jabar mengusung semangat #Cari_Aman. 

Pada momentum tersebut, instruktur dari DAM memberikan materi dasar yang kerap dianggap sepele namun krusial. 

Mulai dari pentingnya memakai helm berstandar SNI, jaket, hingga sarung tangan, bahkan untuk perjalanan jarak dekat.

Selain itu, siswa juga dibekali teknik pengereman yang benar agar roda tidak terkunci, hingga postur tubuh ideal saat mengendarai motor agar tetap seimbang saat bermanuver.
 
Kegiatan edukasi keselamatan berkendara Honda Safety Generation 2026 mendapat sambutan positif dari SMAN 11 Bandung.

Humas SMAN 11 Bandung, Rofiqoh Nurwahidah, mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi selama kegiatan berlangsung. 

Meski hanya diikuti dua angkatan lantaran siswa kelas 12 sudah menyelesaikan ujian, jumlah peserta tetap mencapai sekitar 1.000 orang.

“Murid alhamdulillah sangat antusias. Walaupun kita hanya dua angkatan karena kelas 12 sudah ujian, tapi peserta didik kurang lebih sebanyak 1.000 orang dan guru-guru juga ikut mengikuti,” ujar Rofiqoh, Senin (12/5/2026). 

Ia menilai program seperti ini penting diberikan kepada siswa SMA, khususnya di tengah aturan yang mengimbau pelajar di wilayah untuk tidak membawa kendaraan ke sekolah.

Menurutnya, meski siswa belum diperbolehkan membawa kendaraan, edukasi tertib berlalu lintas tetap dibutuhkan sebagai bekal saat mereka sudah memenuhi syarat berkendara.

“Anak-anak sekarang ke depannya pasti banyak yang menggunakan kendaraan. Jadi dengan adanya Honda ini bisa mengedukasi anak-anak supaya tertib lalu lintas, bagaimana berkendara dengan baik, serta perlengkapan apa saja yang harus digunakan supaya aman di jalan,” katanya.

Rofiqoh menambahkan materi yang diberikan tak hanya menyasar siswa yang sudah memiliki surat izin mengemudi (SIM), tetapi juga siswa yang belum cukup umur.

Bagi siswa yang belum memiliki SIM, edukasi ini diharapkan menjadi bekal agar kelak mereka memahami pentingnya keselamatan saat berkendara.

“Harapannya anak-anak lebih taat aturan lalu lintas, menggunakan atribut berkendara dengan baik dan benar, serta tidak melanggar aturan. Itu yang utama karena menyangkut keselamatan anak-anak juga,” katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved