Derita TKW Asal Cianjur, Sepulang Irak Tak Bisa Berjalan Normal dan Sulit Bicara
Lina (42) seorang Tenaga Kerja Wanita asal Kampung Sukabakti, Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, jadi korban kekerasan
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Lina (42) seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kampung Sukabakti, Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang menjadi korban tindak kekerasan oleh majikannya kini sudah pulang ke Indonesia.
Saat ini Lina tinggal dan dirawat di rumah anaknya di Kampung Cisarua RT02/04, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Akibat tindak kekerasanya yang dialaminya tersebut, kini Lina tidak bisa berjalan dengan normal. bahkan untuk berbicara pun sulit.
Baca juga: Viral, Kisah Pilu Hendra 21 Tahun Mencari Ibunya yang Jadi TKW di Malaysia Hilang Tanpa Kabar
"Saya pulang dari Irak ke Indonesia ditemani petugas dari KBRI, lalu setelah tiba di Jakarta, saya dijemput adik, dan diantar pulang ke rumah anak di Cianjur oleh BP2MI," ucap Lina pada wartawan, Selasa (11/6/2024).
Saat ini lanjut dia, dirinya mengaku tidak bisa berjalan, sulit berbicara, dan terdapat luka di kepala, akibat mendapatkan dianiaya oleh majikan dengan cara dipukul dengan alat masak.
"Tak hanya memukul, saya juga sempat diseret, dan sering mendapatkan percobaan pemerkosaan oleh majikan," katanya.
Ketua DPW Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) Jawa Barat Dhani Rahmad mengatakan, diketahui Lina diberangkatkan ke Erbil, Irak oleh sponsor asal Sukabumi secara nonprosedural dan sudah bekerja selama tiga bulan.
Baca juga: Kisah Agnes 8 Tahun Jadi TKW di Hongkong, Pulang ke Indonesia Jadi Bos Importir, Omzet Rp 184 Juta
"Ibu Lina ini merupakan korban dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), karena itu kita akan segera melaporkan pihak Mapolres Cianjur untuk menindaklanjuti kasus ini," katanya.
Dhani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk membantu pengobatan terhadap korban, karena saat ini kondisi tidak bisa berjalan, serta masih mengalami trauma. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| BMKG: Waspada Hujan Lebat di Jabar 3 Hari ke Depan, Bandung dan Sukabumi Masih Berpotensi Banjir |
|
|---|
| Aten Munajat: Kasus Bayi di RSHS Harus Jadi Momentum Refleksi Total Pelayanan Kesehatan |
|
|---|
| Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 12 April 2025 di SPBU Se-Indonesia, Cek Pertamax |
|
|---|
| Rayakan Ultah ke-55 Tahun, Dedi Mulyadi Nyatakan Janji Tak Menikah Sampai Ni Hyang Dewasa |
|
|---|
| PLN Hadirkan Terang di Pelosok Cianjur, Masjid Kini Lebih Nyaman untuk Ibadah dan Kegiatan Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Lina-42-TKW-yang-mendapatkan-tindak-kekerasan-di-Irak.jpg)