Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
Pengacara Terpidana: Orangtua Eki yang Curiga Bukan Kecelakaan, 2 Sosok Ini yang Beri Informasi
Orangtua Eki bersama tiga hingga empat anggota polisi lainnya kemudian menangkap Saka Tatal yang saat itu baru selesai membeli bensin
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Saka Tatal (23), terpidana yang dinyatakan bebas sejak 2020 dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina dan Eki, mengalami proses penangkapan yang penuh dengan kejanggalan.
Pengacaranya, Titin, menjelaskan kronologi penangkapan tersebut berdasarkan keterangan di persidangan.
"Proses penangkapan Saka dimulai dengan informasi kecelakaan yang memakan dua korban (Eki dan Vina)."
"Polsek Talun menerima laporan kecelakaan lalu lintas pada pukul 20.00 WIB dan tiba di TKP setengah jam kemudian. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit," ujar Titin saat diwawancarai mendampingi Saka di rumahnya, Sabtu (18/5/2024) malam.
Orang tua korban laki-laki, Eki, yang menerima kabar tersebut, mengunjungi Polsek Talun keesokan harinya.
"Orangtua Eki merasa curiga ini bukan kecelakaan setelah melihat motor anaknya," ucapnya.
Kecurigaan ini mendorong orangtua Eki untuk menyelidiki lebih lanjut.
"Dengan insting dan informasi dari dua pria berinisial D dan A, karena orang tua Eki ini adalah anggota polisi, diketahui bahwa Eki dan Vina dikejar," jelas Titin.
Informasi tersebut diperoleh dari pertemuan di perempatan Jalan Perjuangan menuju SMPN 11 Cirebon.
Baca juga: Sosok Saka Tatal Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Ngaku Korban Salah Tangkap, Tak Kenal 3 DPO
Pada hari berikutnya, sekitar pukul 14.00 WIB, D dan A menghubungi orang tua Eki, melaporkan bahwa sekelompok pemuda berkumpul di depan SMPN 11 Cirebon.
"Orangtua Eki bersama tiga hingga empat anggota polisi lainnya kemudian menangkap Saka Tatal yang saat itu baru selesai membeli bensin," katanya.
Selain itu, Titin juga menyoroti kejanggalan dalam kasus ini.
"Sejak 2017, saya sudah menyampaikan kejanggalan-kejanggalan ini kepada media dan Komnas HAM, tetapi informasi tersebut tidak sampai ke pihak yang berkuasa," ujarnya.
Ia lantas menegaskan, bahwa kasus ini semakin terbuka setelah diangkat dalam film.
"Penanganan terhadap Saka memang penuh rekayasa dan ini sudah saya coba sampaikan sejak lama," ucapnya.
| Duka Tak Berujung Terpidana Kasus Vina Cirebon, Kehilangan Dua Orang Tua dalam Sebulan |
|
|---|
| Toni RM Bongkar Fakta Baru Kasus Vina, Ada 2 HP di Jok Motor Eky tapi Tak Dijadikan Bukti |
|
|---|
| Nasib Pilu Hadi Terpidana Kasus Vina Cirebon Usai PK Ditolak MA, Dapat Musibah, Dibantu Dedi Mulyadi |
|
|---|
| MA Tolak PK 7 Terpidana Kasus Vina Cirebon, Toni RM Minta Investigasi Ulang Keterangan Rudiana |
|
|---|
| Andi, Dani dan Pegi Perong Muncul dari Keterangan Iptu Rudiana, Toni RM Soroti Peran Ayah Eki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Saka-Tatal-baju-hitam-didampingi-Pengacaranya-Titin.jpg)